Corat Coret dijalanan akibat skill tak tersalurkan

Ogan Ilir, Surya Post.

Aksi Kenakalan remaja di Kabupaten Ogan Ilir ( OI ) yang mempunyai bakat dan kompetensi dibidang grafiti dan melukis butuh tempat penyaluran, pasalnya, Akibat tidak tersalurkan sejumlah fasilitas

milik pemerintah jadi objek kotor yang di corat coret dengan kata ” S-MAN SLAYA ” yang sebenarnya tidak bermakna tersebut

Sejumlah masyarakat mempertanyakan apakah bermakna Sekolah Menengah Atas inderalaya ataukah Singa Mania Inderalaya.

Hasil pantuan, sejumlah fasilitas milik negara seperti jembatan, kantor pemerintahan, tembok sekolahan, taman kota di corat coret dengan tulisan tersebut hingga rumah pribadi. Disinyalir coretan tak ermakna tersebut di lakukan remaja yang berusia sekolah menengah pertama dan menengah atas.

terkait hal ini pihak Badan Pertamanan dan Tata Kota OI mengaku kewalahan dengan ulah yang orang-orang yang tidak bertanggung jawab tersebut.

“Segera kita akan berkordinasi dengan dinas pendidikan untuk menyampaikan himbauan kepada kepala-kepala sekolah agar peserta didik tidak melakukan corat coret yg dapat menggangu ketertiban umum, di sinyalir  pelaku berasal dari kalangan pelajar.” Ungkap Kabid Pertamanan, Aryadi S.Ap, Erwin Sani, S,Sos

Aksi corat-coret pakai cat semprot tersebut biasanya di lakukan di malam hari, sehingga tidak mungkin ketahuan

” sore nya tidak ada tau tau pas pagi sudah ada, nanti nya pemerintah Kabupaten OI akan mengkhusus kan sebuah tembok untuk di corat coret sebagai sarana penyalur pecinta dunia grafiti dan penggambar tembok dengan cat basah semprot. pungkasnya (YUH)




Tinggalkan Balasan