Didampingi Tim Kuasa Hukum dan Keluarga, Arya Lesmana Putra Datangi Komisi V DPRD Sumsel

Palembang,Surya Post

Masih ingat kasus dugaan penganiayaan dilakukan oleh seniornya beberapa waktu lalu, korbannya Arya Lesmana Putra, 19 tahun Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang. Tadi pagi Jum’at 14 Oktober 2022, didampingi keluarga dan Kuasa Hukum dari Yayasan Bantuan Hukum Sumatera Selatan Berkeadilan (YBH-SSB) dan keluarga mendatangi Komisi V DPRD Provinsi Sumatera Selatan bermaksud mengadukan persoalan tersebut.

Kedatangan Arya serta Tim Kuasa Hukum dan keluarga ini langsung diterima oleh Ketua Komisi V DPRD Provinsi Sumsel, sekaligus Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumsel, Susanto Adjis menjelaskan kedatangan Arya ke Komisi V DPRD Sumsel mengadukan persoalan yang menimpa dirinya ketika mengikuti peoses kegiatan Pendidikan Dasar (Diksar) di UIN Raden Fatah Palembang beberapa waktu lalu.

Sekarang lanjut Susanto Adjis prosesnya sudah berjalan dan mereka meminta perlindungan dilembaga rakyat ini, kata Susanto kepada media.Politisi PDI Perjuangan tersebut akan memanggil pihak Rektorat UIN Raden Fatah Palembang untuk mendatangi kantor DPRD Provinsi Sumsel. Hal ini berdasarkan alat-alat bukti yang telah disampaikan kepada Komisi V DPRD Sumsel.

“Kita minta pihak Rektorat hadir ke Komisi V ini, kita meminta kejelasan persoalan ini supaya kita semua tahu, ujar Susanto Adjis didampingi Syaiful Padli dan Alfrenzi Panggarbesi.Saya kira kita semua sepakat bahwa didunia pendidikan baik tingkat Sekolah Dasar hingga Perguruan Tinggi tidak diperbolehkan lagi adanya aksi kekerasan dan itu tidak boleh ditolelir apalagi di tingkat Perguruan Tinggi dan didalam penegakkan hukum tidak boleh didiskriminasi, tegasnya.Kami juga Komisi V DPRD Sumsel secara kolektif akan mengawal kasus ini,”Kita harapkan kasus ini bisa berjalan dengan baik,”tutupnya. (Mtr-SS)