Diduga Edarkan Sabu, Warga Lubuk Raman Diringkus

 

Satu lagi tersangka penyalahgunaan dan peredaran narkoba berhasil di ringkus Tim Berantas Badan Narkotika Nasional (BNN), Senin malam (16/3). Tersangkanya, Leo Renza (19), warga Dusun V Desa Lubuk Raman, Kecamatan Rambang Dangku, Kabupaten Muara Enim sekitar pukul 21.00 WIB diringkus ketika akan melakukan transaksi di Jalan Bima No 66 RT 01/RW 005 Karang Raja III Kelurahan Karang Raja, Kecamatan Prabumulih.Timur.

Dari tangannya, petugas berhasil menyita sejumlah barang bukti alias BB. Berupa; 1 paket narkotika jenis sabu berat bruto 2,5 gram, 1 buah handpone merk vivo Y92 warna hitam dan simcard, dan 1 buah mobil merk Toyota avanza warna silver No pol BG 1369 JC tahun 2013 Informasi dihimpun koran ini, kronologis penangkapan bermula pada Senin, 16 Maret 2020, sekitar pukul 08.30 WIB petugas BNN Prabumulih mendapatkan informasi bahwa di Jalan Bima Karang Raja III diduga ada transaksi narkotika jenis sabu.

Kemudian petugas BNN langsung menuju ke Jalan Bima Karang Raja III tepatnya di bedeng nomor 2, petugas melihat ada mobil Toyota Avanza silver. Lalu, petugas BNN Prabumulih langsung masuk ke dalam bedeng momor 2 dan didapati seorang laki-laki yang bernama Leo dan ditemukan barang bukti di kantong celana sebelah kiri. Selanjutnya, tersangka diamankan ke kantor BNN.Kepala BNN, AKBP Ridwan SH dikonfirmasi membenarkan, penangkapan tersangka diduga kurir narkoba. “Betul, Senin malam tersangka, berinisial LR ditangkap di Jalan Bima Kelurahan Karang Raja III. Berikut BB narkoba jenis sabu, seberat 2,5 gram,” terangnya.Sambungnya, tersangka dijerat dengan Pasal 112 ayat 1 Jo Pasal 127 ayat 1 Undangan-Undang (UU) RI No 35/2009 tentang narkoba dan psikotropika.“Hukuman paling singkat 4 tahun, dan paling lama 12 tahun kurungan,” tandasnya. (sumekas)