DIKNAS SUMSEL DI DUGA BUNGKAM PERIHAL ANGGARAN PEMBUATAN SERAGAM 1350 SETEL BUAT SISWA MISKIN

Palembang : Sabtu, 22 Oktober 2022
Artikel : Novri Wardhana, SH
Editor : Edi Susanto, SH/redpel-sp

 

PALEMBANG, SURYAPOST.CO —
Masalah pendidikan adalah masalah yang harus senantiasa diperhatikan serta merupakan tanggung jawab seluruh komponen yang ada di bangsa kita ini. Sungguh naif kalau ada dana yang sudah dianggarkan peruntukannya melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2020 yang bernilai miliaran rupiah. tidak bahkan belum direalisasikan ini jelas akan membuat masyarakat terutama insan media akan bertanya tanya ada apa dan kenapa anggaran yang jelas-jelas sudah dianggarkan tidak direalisasikan .

Menyikapi hal tersebut membuat salah satu tokoh masyarakat yang juga termasuk insan media yakni Roito Ali mempertanyakan,” Perihal tersebut kepada pejabat yang berwenang dalam hal ini kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel Drs.H.Riza Fahlevi.MM melalui konfirmasi yang dilakukan via WhatsApp yang mana dijawab langsung oleh kadin. Diknas Sumsel yakni dengan mengarahkan pertanyaan dimaksud untuk mengkonfirmasikan hal tersebut kepada Kabid SMK yakni Mondia Boni,” ujarnya.

Sementara itu ketika dilakukan konfirmasi oleh bang Roito ke ruang kerjanya, ternyata sang Kabid sedang tidak berada di tempat, hal ini di sampaikan oleh salah satu petugas yang diduga petugas jaga yang saat itu bertugas mengatakan,” Bahwa buk Kabid sedang tidak ada di tempat, bahkan dirinya pun ketika dimintakan keterangan kapan buk Kabid ada di kantor, petugas jaga pintu tidak bisa memberikan jawaban yang memuaskan bahkan tidak tau kapan buk Kabid SMK pulang atau masuk ke kantor,” ungkapnya.

Berdasarkan hasil investigasi yang dilakukan oleh team majalah fakta dengan cara mengkonfirmasi secara langsung ke salah seorang Kepala SMKN yang ada di kota Palembang khususnya dan minta tolong agar namanya jangan di publikasikan mengatakan,” Bahwa memang pernah mendengar perihal akan adanya “Bantuan Seragam bagi 1350 siswa SMKN yang kurang mampu,” ujarnya.

Akan tetapi hingga saat ini realisasinya pun belum ada bahkan boleh dikatakan belum terlihat ujar kepsek

Sementara itu salah seorang wali murid yang berhasil di konfirmasi dan tidak ingin namanya disebutkan mengatakan bahwa anaknya siswa kelas sepuluh Salah satu pelajar di SMKN yang ada di Palembang ini membenarkan dan terkesan sangat menyambut baik jika ada bantuan seragam sekolah yang akan di berikan untuk anak nya dan kami sangat berterima kasih jika memang benar ada pakaian seragam gratis bagi siswa yang kurang mampu seperti kami ini pak pungkasnya. ( Novri.74)

Reviews

  • 8
  • 8
  • 3.2

    Score