Dinas Perhu Sumsel Mengakui Masih Mengalami Kekurangan Hand Sanitaizer

Photo : Sumeks

Palembang,Surya Post

Dinas perhubungan provinsi Sumsel mengakui saat ini masih mengalami kekurangan Hand Sanitaizer di Pelabuhan Tanjung Api-Api, untuk di gunakan sebagai salah satu cairan pembersih tangan bagi para penumpang kapal.Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, saat ini tengah mengupayakan untuk dapat penuhi kebutuhan alat dalam pencegahan Covid 19. Lantaran adanya kekurangan Thermal Scanner (Pemindai Suhu) dan Hand Sanitaizer.Hal mini diungkapkan Gubernur Sumatera Selatan, H Herman Deru melalui Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Selatan, Nelson Firdaus di dampingi Kepala UPTD Pelabuhan Tanjung Api Api, Dinas Perhubungan Sumsel, Arizani.

Oleh karna itu, dirinya telah menyampaikan ke pihak BPBD Propinsi Sumatera Selatan dalam rapat bahwa bukan hanya Hand Sanitaizer yang menjadi kekurangan, tetapi thermal scanner (pemindai suhu) untuk mendeteksi wabah virus corona dengan pengecekan suhu tubuh manusia juga masih kekurangan untuk di gunakan pada .“Saya telah laporkan dan secepatnya pihak BPBD Sumsel akan berusaha memenuhi kebutuhan itu”, katanya di kantor Dishub Provinsi Sumsel, Rabu (18/3).Selain itu juga Nelson menjelaskan dalam kesiapa siagaan pihaknya dalam upaya pencegahan virus Covid 19,dalam waktu dekat ini disipakan   ruangan isolasi jika ada pasien yang terpapar Covid 19, ini disiapkan setiap pelabuhan.

” Besok kita akan siapkan semuanya termasuk ruang isolasi, Posko kita siagakan beserta personilnya”, sambungnya.Seperti setiap pelabuhan kapal, Stasiun kenderaan , akan dilakukan penyemprotan Desinfektan, cairan pembersih yang umumnya dibuat dari hidrogen peroksida, creosote, atau alkohol untuk membunuh bakteri, virus, kuman, protozoa, dan mikroorganisme berbahaya lainnya pada permukaan benda mati atau ruangan.“Kita akan lakukan penyemprotan agar semuanya steril dari virus”, tegasnya. (Sp-Net)