Diskusi Panel Peningkatan Mutu Pendidikan Sangat Diapresiasi Harnojoyo

Palembang, Surya Post.

Pelaksana tugas (Plt) Walikota Palembang Harnojoyo sangat mengapresiasi terselenggaranya Diskusi Panel yang digelar Senin (20/4).

Diungkapkan Harnojoyo Diskusi Panel peningkatan mutu pendidikan tersebut sangatlah penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Palembang.

“Hari ini para ahli dan praktisi pendidikan berkumpul dalam diskusi panel ini. Untuk itu, besar harapan kami diskusi hari ini akan dapat mengidentifikasi permasalahan pendidikan yang dihadapi Kota Palembang,” ujar Harnojoyo saat membuka  Diskusi Panel yang diadakan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Palembang di ruang Parameswara Setda Kota Palembang.

Harnojoyo menambahkan, sejauh ini Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang selalu menjadikan pendidikan sebagai prioritas. Antara lain, peningkatan sarana dan prasarana pendidikan, dan peningkatan kualitas guru yang ada di Kota Palembang.

“Target kita pada tahun 2018 seluruh sekolah di Kota Palembang memiliki sarana dan prasarana yang baik. Dalam pelaksanaannya, Pemkot Palembang selalu menganggarkan untuk dana alokasi khusus (DAK) dalam peningkatan mutu pendidikan. Selain itu, kita juga selalu rutin mengusulkan bantuan ke Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat agar hasil yang didapatkan maksimal,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Disdikpora Kota Palembang, Ahmad Zulinto menjelaskan, Diskusi Panel ini diikuti oleh 200 peserta yang terdiri dari Kepala sekolah SD/SMP/SMA sederajat, UPTD, dan dari Kementerian Agama.

“Diharapkan para peserta dapat menemukan hasil yang positif dari gelaran diskusi ini, karena mereka adalah elemen penting dalam keberlangsungan pendidikan di Kota Palembang,” singkatnya.

Diskusi Panel dihadiri sejumlah guru yang mewakili sekolah di Kota Palembang. Dan dihadiri oleh sebagai panelis Ramon Mohandar, Ph D (Kepala Pusat Kurikulum dan Perbukuan Balitbang Kemendikbud RI), Drs. Widodo, M. Pd (Kepala Dinas Provinsi Sumatera Selatan), Prof. H. Abdullah Idi (Direktur Pascasarjana UIN Raden Fatah), dan Prof. Dr. Chuzaimah Dahlan (Guru Besar Unsri).(jn/net) 




Tinggalkan Balasan