DPR Minta Pemerintah Bentuk Tim Khusus Cegah Virus Corona

Jakarta,Surya Post

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad meminta agar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) membentuk tim khusus untuk mencegah penyebaran virus Corona di Indonesia, yang ia usulkan bernama Desk Corona.”Dibentuk Kemendagri untuk melakukan koordinasi kepada pemerintah kabupaten/kota dan provinsi di seluruh Indonesia, untuk melakukan monitoring dan melakukan pendataan di daerahnya masing-masing,” kata Dasco melalui keterangan resmi yang diterima CNNIndonesia.com, Sabtu (29/2). Tugas tim khusus tersebut, menurut Dasco, menerima laporan dari warga yang memiliki indikasi terjangkit virus Corona. Setelah itu, kata Dasco, Desk Corona akan melanjutkan koordinasi dengan Kementerian Kesehatan.

“Supaya segera dilakukan pencegahan dini dan penanganan medis lebih lanjut, atau hal-hal lain yang dianggap perlu. Hal ini saya minta secara khusus,” tambah dia lagi.Menurut politikus Partai Gerinda ini, tim tersebut penting untuk antisipasi penyebaran virus Corona di Indonesia sejak dini.Pemerintah sampai saat ini menyatakan Indonesia belum terpapar virus Corona. Beberapa WNI yang dinyatakan positif virus corona berada di negara lain. Klaim pemerintah bahwa Indonesia negatif corona diragukan sejumlah pihak. PM Australia Scott Morrison mempertanyakan kemungkinan ada kasus corona di Indonesia yang belum terkonfirmasi.Dilansir dari The Sydney Morning Herald, Scott berpendapat bahwa Indonesia memiliki wilayah yang sangat luas.

Sehingga, kata dia, akan sulit untuk memberikan jaminan absolut terkait dengan angka kasus Corona di wilayah tersebut.”Saya tidak bermaksud [tidak sopan]. Indonesia memiliki sistem kesehatan yang berbeda dengan Australia. Dan kami memiliki kapasitas yang berbeda untuk memberikan jaminan tersebut,” lanjutnya lagi,” ucap Morrison.Istana Kepresidenan merespons PM Australia dengan menyatakan pemerintah sudah bekerja keras mengantisipasi penyebaran virus corona.”Jadi saya kira tidak perlu diragukan komitmen pemerintah untuk memastikan bahwa seluruh warga negara Indonesia itu bebas dari virus corona,” kata Tenaga Ahli Utama KSP Donny Gahral Adian saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com. Donny menyatakan pemerintah selalu terbuka menyampaikan informasi mengenai penanganan pasien suspect corona.”Apabila memang ada tentu saja akan disampaikan secara transparan ke publik. Karena ini kan pertanggungjawaban publik yang harus dipenuhi pemerintah,” ujarnya. (CNN Indonesia)