Dua Kali Hamili Anak Kandung, Ayah di Banyuasin Ditangkap Beserta Istri

 

Banyuasin, Surya Post. Co – Kedua tersangka ini merupakan EM (43) dan GT (36), pasangan suami (pasutri) di Banyuasin, Sumatera Selatan ditangkap Polisi, ditangkap lantaran tega melakukan diduga aksi penganiayaan dan pemerkosaan terhadap DS, anak dibawah umur.

Polisi menyebut, sosok orang tua seharusnya mengayomi dan melindungi anaknya. Namun tidak untuk pasutri warga Banyuasin III, Banyuasin ini. Keduanya malah kompak melakukan diduga aksi penganiayaan dan pemerkosaan terhadap DS.

Kasat Reskrim Polres Banyuasin, AKP M Ikang Ade Putra mengatakan, pasutri ini ditangkap atas dugaan tindak pidana persetubuhan terhadap anak dan juga penganiayaan.

“Kasus dugaan tindak pidana persetubuhan terhadap DS, anak dibawah umur dan penganiayaan disertai kekerasan terhadap anak sebagaimana dimaksud dalam Pasal 81 ayat (1), (3) dan pasal 80 ayat (1) undang – undang No 17 tahun 2016 tentang perlindungan anak,” kata Ikang, Selasa (15/12/2020).

Dijelaskan Ikang, modus dan uraian kejadian, tersangka atas nama EM, 2008 lalu, melakukan persetubuhan terhadap DS, anak kandungnya sendiri dengan cara mengancam korban hingga korban hamil dan melahirkan anak yang saat ini sudah berusia 2 tahun.

Tidak sampai disitu, EM bahkan kembali melakukan aksinya dengan melakukan persetubuhan terhadap anak kandungnya tersebut, hingga anaknya hamil 7 bulan.

Dari pengakuan tersangka EM, kata Ikang, selama anaknya itu hamil korban di urut dan dianiaya oleh pelaku, dengan tujuan agar kehamilan korban bisa gugur.

Sedangkan, tersangka GT yang tak lain merupakan istrinya EM, malah menganiaya korban, karena korban hamil dan menanyakan siapa yang telah menghamili, karena saat itu korban ditanya didepan sang ayah sehingga korban takut untuk mengakui kejadian yang sebenarnya.

Karena DS tak jujur, sehingga tersangka GT ibu korban melakukan penganiayaan terhadap korban yang mengakibatkan beberapa luka memar di sekujur tubuh korban.

“Mendapat laporan tersebut, kemudian
pada Senin 14 Desember pukul 13.00 Wib kita langsung melakukan penangkapan terhadap pasutri ini berikut beberapa barang bukti, keduanya langsung diamankan di Mapolres untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” tutup Ikang. (Fer/red)