Geger Trump Kena Corona, Pasar Beneran Ambyar

Jakarta,Surya Post

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di pasar perdagangan kemarin konsisten bergerak di zona merah setelah sehari sebelumnya mulus berada di jalur hijau. Hal itu disebabkan pasar saham merespons negatif terkait kabar Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terinfeksi virus corona. Aksi ambil untung investor menjadi katalis negatif yang mendorong pelemahan tersebut. Pada perdagangan Jumat (2/1) kemarin IHSG ditutup melemah -43 poin (-0,87% ) pada level 4.927. Adapun sektor infrastruktur dan perkebunan masing-masing mencatatkan penurunan -19 poin (-2,25%) dan -15 poin (-1,24%) menjadi kontributor terbesar bagi pelemahan indeks harga saham gabungan hari ini.

Rinciannya, Indeks LQ45 turun 10,19 poin atau 1,3% ke 750,89, indeks JII turun 4,28 poin atau 0,8% ke 527,5, indeks IDX30 turun 5,79 poin atau 1,4% ke 409,1.Sedangkan saham-saham yang masuk top losers antara lain, PT Soho Global Health Tbk (SOHO) turun Rp575 atau 6,9% ke Rp7.700, saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp450 atau 1,1% ke Rp40.000, dan saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun Rp325 atau 1,2% ke Rp27.525. Sementara, investor asing membukukan penjualan bersih (foreign net sell) sebesar 54 miliar di pasar reguler. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika diperdagangkan melemah -30 poin (-0,20%) ditutup pada level Rp14.865.  (Sindonews)