Hari Ini, Mulai Rapid Tes Antigen di Pelabuhan Bakauheni

 

Lampung-Asdp,Surya Post

Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan (Lamsel) membantah telah melaksanakan Rapid test Antigen kepada penumpang yang ingin menyeberang ke pulau Jawa..Humas PT ASDP Bakauheni, Saifulahil Maslul Harahap, mengatakan pihaknya tidak memiliki kewenangan melakukan rapid test antigen kepada penumpang. Sebab, kewenangan rapid tes antigen berada di wilayah KKP (Kantor Kesehatan Pelabuhan).“Rapid test Antigen ini bukan kemenangan kami. Kami hanya menerapkan protokol kesehatan saja kepada penumpang,” ungkap Syaiful, Senin (21/12).

Tol menuju penyebrangan Pelabuhan Bakauheni. Foto;ckm/sumeks.coNamun, berdasarkan informasi yang didapat, sambung Syaiful, petugas KKP akan mulai memberlakukan rapid test antigen kepada penumpang yang akan menyeberang ke pelabuhan merak pada Selasa (22/12).“Kalau tidak salah, mereka (KKP,red) akan mulai melakukan rapid test Besok (Selasa,red). Hari ini (Senin,red) belum ada. Mulainya besok,” katanya.Terpisah, Koordinator Wilker (Wilayah Kerja) Pelabuhan Bakauheni pada Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), Suwoyo membenarkan akan melaksanakan Rapid test antigen pada esok hari (Selasa,red).

“Kalau hari ini belum (penumpang rapid test Antigen). kami mulai memberlakukan rapid test besok (Selasa,red),” ungkapnya.Dalam melaksanakan Rapid test antigen, sambung Woyo-sapaan akrabnya-, pihaknya sudah menyiapkan alat rapid tes sekitar 100 ribu dengan petugas yang disiapkan sekitar 23 orang.Menurutnya, penumpang yang akan di rapid test merupakan penumpang truk yang membawa logistik. “Kalau penumpang biasa kami hanya disarankan saja. Tapi kalau penumpang truk yang membawa logistik diwajibkan melaksanakan Rapid test antigen,” katanya.

Woyo mengklaim tidak ada biaya rapid test kepada penumpang truk yang membawa logistik. Namun, dirinya tidak mengetahui biaya kepada penumpang pejalan kaki ataupun penumpang biasa.“Saya nggak tahu kalau penumpang bisa dikenakan biaya berapa. Tapi yang pasti kalau penumpang truk yang membawa logistik, kami gratiskan. Tidak ada biaya,” tegasnya.Informasi yang dihimpun radarlampung.co.id, Berdasarkan data yang diperoleh dari ASDP Pelabuhan Bakauheni, sebanyak 32.562 penumpang telah diberangkatkan dari Pelabuhan Bakauheni. Selain itu, terdapat 1.005 unit sepeda motor dan 8.095 kendaraan roda empat, bus dan truk. (Sumeks)