IDI Tegaskan Vaksinasi Jadi Harapan Besar Hentikan Penularan Corona

Jakarta,Surya Post

Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), dr Daeng M Faqih menegaskan, vaksinasi untuk virus Corona (Covid-19), menjadi harapan besar untuk menghentikan penularan penyebaran virus Corona. “Iya jadi vaksin ini sangat penting ya. Ini momen yang sangat baik dan harapan besar bagi kita semua rakyat Indonesia untuk segera menghentikan penularan Covid-19,” tegas Daeng dalam video sosialisasi program Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan, Sabtu (9/1/2021).
“Vaksin ini bukan hanya untuk kita pribadi ya. Jadi semakin banyak yang divaksin, maka semakin banyak masyarakat, keluarga kita, saudara-saudara kita, anak-anak kita, orang tua kita yang terlindungi,” tambah Daeng.

Selain itu Daeng memastikan, jika vaksin yang disuntikkan harus terjamin keamanan dan efektivitasnya. Dan harus sudah terjamin yang dikeluarkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan dengan standar World Health Organization.”Semua vaksin yang akan disuntikkan ke masyarakat, ke rakyat, ke orang per orang itu harus terjamin keamanan dan efektivitas. Otoritas di Indonesia dilakukan oleh Badan POM. Dan standarnya sama, prosedur standarnya sama. Karena itu standar internasional yang dikeluarkan oleh WHO,” tegasnya.Daeng mengatakan, vaksinasi pertama adalah prioritaskan kepada kelompok rentan yakni tenaga kesehatan. “Memang kita sangat berharap vaksinasi yang pertama itu diprioritaskan pada kelompok rentan. Kelompok rentan ini banyak, salah satunya dan mungkin sangat rentan adalah tenaga kesehatan,” jelasnya.

“Kenapa sangat rentan? Sekarang tenaga kesehatan yang tertular banyak sekali. Dan yang sudah gugur itu sudah lebih dari 500 orang. Sehingga mendapatkan vaksin pertama kali supaya kekebalan tubuh tenaga kesehatan terbentuk. Sengan seperti itu dia tidak gampang tertular. Ini sangat penting untuk mengurangi kematian pada petugas kesehatan,” ungkap Daeng.Selain itu, Daeng meminta masyarakat agar mencari informasi mengenai vaksinasi Covid-19 ini dari informasi yang terpercaya. “Bagi kawan-kawan tenaga kesehatan dan masyarakat yang masih ragu, silakan mencari informasi ke sumber informasi yang benar. Jangan mencari informasi di sosmed yang mungkin sumbernya tidak valid. Carilah tanyalah ke dokter-dokter ahli yang memang mengetahui tentang informasi vaksin,” imbaunya. (SindpNews)