Indo Barometer: Kepercayaan Publik ke KPK Turun, TNI Teratas

Jakarta,Surya Post

Survei Indo Barometer menunjukkan bahwa tingkat kepercayaan publik terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menurun. Sementara, TNI jadi lembaga yang paling dipercaya masyarakat.”Ada empat lembaga negara yang memiliki tingkat kepercayaan publik tinggi yaitu TNI (94 persen), Presiden RI (89,7 persen), organisasi keagamaan seperti NU dan Muhammadiyah (86,8 persen), dan KPK (81,8 persen),” kata Direktur Eksekutif Indo Barometer Muhammad Qodari dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (23/2). Meskipun angka kepercayaan publik pada KPK tergolong tinggi (81,8 persen), lembaga tersebut di posisi keempat.

Biasanya, kata dia, dalam tiap survei lembaga yang kini dipimpin Firli Bahuri itu selalu masuk dalam tiga besar.”Biasanya KPK selalu masuk tiga besar bersama TNI dan Presiden RI,” ujar Qodari.Survei itu merinci bahwa KPK masih dipercaya 81,8 persen responden dan tak dipercaya oleh 13,9 persen narasumber. Sementara, 4,2 persen lainnya tak menjawab.Sementara itu, TNI menjadi lembaga negara yang memiliki tingkat kepercayaan publik paling tinggi, yaitu 94 persen. Hanya 3,4 persen responden yang mengaku tidak percaya.

Survei Indo Barometer ini dilakukan pada periode 9-15 Januari 2020 dengan melibatkan 1.200 responden dari 34 provinsi. Margin of error survei mencapai ± 2.83 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.Sebagai pembanding, survei Indo Barometer pada 2017, atau saat KPK masih dipimpin oleh Agus Rahardjo dkk, menunjukkan lembaga antirasuah masih ada di tiga besar dengan 83 persen kepercayaan publik. Senada, hasil survei LSI Denny JA pada 2019 menunjukkan penurunan kepercayaan kepada KPK. Hal ini berdasarkan dua survei sebelum dan sesudah Pilpres 2019.

Survei sebelum Pilpres 2019 menunjukkan bahwa publik yang percaya KPK bekerja untuk kepentingan rakyat mencapai 89,0 persen. Setelah Pilpres, kepercayaan publik turun ke angka 85,7 persen.Peneliti senior LSI Denny JA, Adjie Alfaraby, saat itu menyebut penurunan kepercayaan itu ada pengaruh dari sosok pimpinan baru KPK, yakni Firli yang pernah diputus bersalah dalam salah satu tahapan persidangan etik di KPK.(CNN Indonesia)