Insiden Pengunsiran Oleh karyawan PT Inatex, terhadap KOTI  Pemuda Pancasila Prabumulih.

Photo : Net

Prabumulih,Surya Post

Telah terjadi Insiden antara karyawan PT Innotech System Nusantara (INATEX),dengan anggota Komando Inti (KOTI) Pemuda Pancasila Kota Prabumulih.Telah berakhir damai melalui dimediasi di Polsek Rambang Kapak Tengah (RKT) jumat (5/2/2021).Insiden tersebut berawal pengunsiran Pengejaran oleh pihak karyawan PT Inatex, terhadap anggota Komando Inti (KOTI) Pemuda Pancasila Kota Prabumulih.Pada waktu pengejaran tersebut diduga dengan menggunakan kayu,hal ini terjadi pada Kamis (4/2//2021) sekira pukul 17.00 WIB.Saat itu,

sejumlah anggota KOTI Pemuda Pancasila mendatangi Kantor PT Inatex. PT Inatex merupakan subkon dari perusahaan PT HKI yang berlokasi di Desa Talang Batu Kecamatan RKT, Kota Prabumulih.Telah berahir saling meaafkan melalui mediasi dikantor kapolsek Rambang Kapak Tengah (RKT).Hal ini dikatakan Kapolres Prabumulih AKBP Siswandi SH SIk MH melalui Kapolsek RKT, IPTU Budiyono mengatakan, pihaknya telah memfasilitasi kedua belah pihak untuk melakukan mediasi dan klasifikasi di Aula Polsek RKT, sekira pukul 09.30 WIB terkait kejadian tersebut.Dikatakan dia, dari hasil kesepakatan mediasi tersebut bahwa pihak PT Inatex telah meminta permohonan maaf atas kejadian yang dilakukan oleh karyawan inatex terhadap kejadian anggota KOTI Pemuda Pancasila Prabumulih.“Kedua belah pihak sudah kita pertemukan antara pihak ormas KOTI PP dan PT Inatex untuk saling memaafkan dan tidak ada dendam di kemudian hari. Baik itu dari PT Inatex maupun dari PP,” katanya.

Meski mediasi antara PT Inatex dan KOTI PP telah dilakukan namun, kata Kapolsek untuk langkah kedepan pihaknya tetap akan melakukan koordinasi dan monitoring bersama anggota Bhabinkamtibmas di Desa Talang Batu.Sementara itu, Komandan KOTI PP Prabumulih, Kamal menjelaskan, kejadian itu terjadi terhadap salah seorang anggota KOTI Pemuda Pancasila Prabumulih bernama Angga. Menurutnya, hal tersebut sudah diselesaikan secara mediasi yang ditengahi oleh pihak kepolisian.“Alhamdulillah sudah diselesaikan tadi dan sudah dimediasikan. Dan hal ini tidak akan diperpanjang lagi, karena sudah ada kesepakatan perdamaian dan pelaku pun sudah meminta maaf, jika ada yang meminta maaf ya harus kita maafkan dan kita amankan,” terang Kamal kepada awak media ini.

Diceritakan Kamal, kronologis insiden yang dialami Angga tersebut berawal ketika Angga ditemani beberapa rekannya hendak menanyakan pengajuan lamaran ke pihak perusahaan yang dikirim beberapa waktu lalu dan ingin menemui Sied Manager PT Inatech.“Tapi katanya mereka dikejar oleh karyawan-karyawan disana. Makanya, tadi kami selesaikan dan bermediasi juga dengan pihak kepolisian,” bebernya.Peda kesempatan tersebut   Manager PT INATEX disampaikan, Khairul Yansyah, selaku Sied disampaikan penyebab insiden yang terjadi hanyalah merupakan kesalahpahaman.“Kejadian ini karena salah paham saja, dan kami dari pihak perusahaan mewakili karyawan kami. Sudah meminta maaf dan tadi sudah kami sampaikan tadi juga untuk tidak memperpanjang masalah ini. Dan juga karyawan kami Yandi Priansyah dan Berkah, sudah meminta maaf atas kejadian ini,” tandas Khairul kepada wartawan. (Sp)