JANDA Muda jadi Objek Pemuas Nafsu Pak Kadis, Janji Nikahi, Pernah Paksa di Mobil hingga Hotel

Sumut,Surya Post

DS mengaku terbuai dengan janji manis dan rayuan S, oknum pejabat di Pemprov Sumut sehingga rela menjadi objek pelampiasan pejabat tersebut.Berbulan-bulan menjadi bahan pelampiasan, janda cantik beranak dua itu semakin terhanyut dengan belaian oknum PNS yang menjabat sebagai kepala dinas tersebut.Didampingi kuasa hukumnya, Hisar Yudika Purba dan Kesatria Tarigan, DS menjelaskan berkenalan dengan S tahun 2019 dari sosial media.”Kenalan 2019 tapi pertemuan pertama 2020. Pertemuan itu berlangsung karena ada keperluan bisnis. Di pertemuan kedua, saya sudah mulai melihat gelagat dia tidak baik,” ujarnya, Rabu (9/9/2020).

S mulai berani menggoda DS, bahkan meminta berhubungan badan di dalam mobil.”Saya punya bukti soal dia minta itu, setelah itu hubungan kita berlanjut. Setelah beberapa bulan berhubungan intens, di mana saya dijadikan objek seksnya.Salah satu contoh, di mana pun ia ingat selalu meminta, mau itu di mobil, video call dengan keadaan saya telanjang padahal sedang jam kantor,” sambungnya.DS melaporkan S karena pejabat tersebut ingkar janji.”Dia menipu dengan berjanji menikahi namun tidak. Jadi ia saya laporkan kasus pornografi karena saya jadi objek seksnya,” bebernya. Kesal tak kunjung dinikahi, ia pun mengomentari postingan akun media sosial (facebook) milik S.

Namun, postingan tersebut menuai petaka, ia dipolisikan oleh S dengan tuduhan pencemaran nama baik. “Jadi, apa yang dia laporkan itu sangat tidak manusiawi. Saya yang jadi korban iming-iming, kok malah saya yang dilaporkan” ujarnya. Padahal di hari-hari sebelum dipolisikan oleh S, DS mengatakan S masih mengajaknya berhubungan intim di Mobil. “Kan kurang ajar banget itu,” katanya.Hal yang paling mengejutkan, DS masih saja diajak berhubungan intim oleh S setelah janda cantik itu dilaporkan ke Polisi.Yang paling aneh adalah DS masih saja bersedia menuruti permintaan dari S.”Tapi yang anehnya, setelah saya dilaporkannya, kita masih bertemu beberapa kali dan menjalani hubungan layaknya suami istri di hotel.

Itu yang membuat saya kecewa luar biasa,” sebutnya.Sadar menjadi objek pelampiasan pak Kadis, DS pun melaporkan perbuatan S ke Subdit V/Cyber Crime Polda Sumut, Rabu (9/9/2020), atas kasus pidana Undang-undang ITE tentang Perbuatan Porno Melalui Media Sosial (medsos). Terkait upaya perdamaian, DS mengatakan tidak ada upaya apapun.”Tidak ada upaya baik apapun setelah dilaporkan.Ada beberapa kali mediasi yang dilakukan namun tidak ada titik temu,” katanya.Harapannya, sambung DS, agar kasus ini segera diproses.Hingga berita ini diterbitkan, Tribun Medan belum dapat mengonfirmasi pejabat berinisial S yang dilaporkan DS.Hingga berita ini tayang oknum kepala dinas belum bisa dikonfirmasi, Tribun-Medan.com sudah menugaskan sejumlah wartawan untuk menghubungi atau menemui kepala dinas. Namun, belum bisa dikonfirmasi.( SRIPOKU.COM)