“Jual” Bangku Sekolah Akan Dipidana

ilustrasi/net

Palembang, Surya Post.

Terkait praktik jual beli bangku sekolah atau upaya memuluskan masuknya siswa dengan membayar sejumlah uang yang disinyalir memang pernah

terjadi dan bukan menjadi hal yang tabuh, menanggapi hal tersebut Komisi V DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) dengan tegas akan memberikan sanksi kepada oknum yang kedapatan memperjual belikan bangku sekolah tersebut.

Hal tersebut ditegaskan langsung oleh Anggota Komisi V DPRD Sumsel, Rizal Kenedy Selasa (26/5). “Tidak boleh jual beli kursi itu. Untuk mengenyam pendidikan yang lebih baik, semua masyarakat itu sama. Kalau hasil tes masuk sesuai standar dan jumlah kursinya ada mereka berhak,” katanya.

Diuraikannya, bagaimana pendidikan akan lebih baik jika praktik jual beli bangku sekolah terus berlangsung. Hal lain pula persoalan disinyalirnya adanya siswa titipan dari kalangan pejabat, hal itupun tidak dibenarkan politis Partai Persatuan Pembangunan.

“Silahkan laporkan kalau ada praktik semacam itu, bisa dipidana. Mau anak siapa saja, pejabat maupun petani tidak boleh yang nitip-nitip. Sama saja haknya,” tukasnya.(jn/net) 




Tinggalkan Balasan