Kapolda Sumsel Tanggapi Keluhan Korban Kecelakaan 2019

Palembang, Surya Post

Berharap bantuan dari Pejabat yang berada di Kota Palembang korban kecelakaan 2019 yang patah kaki yang telah dilakukan operasi tahap awal dan setelah menjalani berobat jalan selama 6 bulan. Selanjutnya untuk dilakukan operasi tahap kedua tidak dapat dilakukan karena di Non Aktifkan BPJS sehingga pupus harapan Rusiyah (45) pasien semula akan dioperasi di tahap kedua untuk mengangkat PEN yang tertanam pada tungkai kaki kanannya.

Tetapi hal ini cepat ditanggapi oleh Kapolda Sumsel setelah mendapat info dari jurnalis Berita Harian di Kota Palembang Edi Susanto, SH terhadap keluhan RUS dapat dibantu pengobatannya yang disampaikan oleh keluarga padien. Empati Kapolda Sumsel Irjen Pol. Prof. DR. Eko Heri Indra. SH., MM segera memerintahkan jajarannya untuk menikdak lanjuti kelokasi pasien yang berada di Gandus Kelurahan Pulokerto pada  Kamis 10/09 untuk dibawa ke RS. Polri Bhayangkara Palembang.

Cidera kaki kanan RUS yang dirasakan kini tengah dirawat RS. Polri Bhayangkara dan berdasarkan keterangan dari Kapolda Sumsel keluhan nyeri ditungkai kanan, kaki tidak bisa berjalan dengan normal, kondisi saat ini TD : 170/100 mmHg. Pemeriksaan daerah pergelangan tangan dan lutut kanan tampak bekas jahitan, defeormitas (-) edemi (-) nyeri tekan (-) ROM (pergerakan) sangat terbatas.Rencana tindak lanjut perawatan di RS. Bhayangkara untuk perawatan dokter bedah Orthopedi. Mengaktifkan kembali BPJS paduen untuk kemudagan akses kesehatan ke depannya dan untuk penanganan tindak lanjutnya, ungkap Kapolda Sumsel. (Es)