Karena Program Bedah Rumah, Kades Ini Dilaporkan Ke Polres OI

Ogan Ilir, Surya Post.

Puluhan warga Desa Palu Kecamatan Pemulutan Induk Kabupaten Ogan Ilir (OI), mendatangi unit Pidana Korupsi (Pidkor) Polres Ogan Ilir, untuk melaporkan kepala desa (kades) Palu, terkait

program Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) lewat program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau dikenal dengan program bedah rumah.

Sanaf (70), salah satu warga desa Palu ketika ditemui awak media mengatakan warga yang datang ke Polres Ogan Ilir (OI) merupakan warga yang menerima bantuan bedah rumah dari pemerintah pusat.

Ia merincikan, pencairan pertama pada awal tahun 2013 lalu, dimana warga telah menerima pencairan uang melalui Bank senilai Rp 3.750.000.

“Saat pencairan yang kedua tanggal 29 Desember 2013, kami sudah menandatangani berkas pencairan di Bank. Namun hingga sekarang kami belum menerima dana tersebut,” kata Sanaf, Selasa (21/4) di Mapolres OI.

Dikatakannya, bantuan tersebut berupa barang material untuk membangun rumah seperti papan, semen, dan seng dengan nilai uang yang dicairkan, disalurkan melalui kades dan selanjutnya kepada warga yang berhak menerima.

Akan tetapi, lanjutnya, material yang diterima warga tak sesuai dengan apa harus diterima.

saya menerima 60 keping seng namun yang diterima hanya separunya (30) keping, Begitu pun dengan papan seharusnya dua kubik hanya menerima setengahnya,”ujar  Rospita Dewi.(Yuh)




Tinggalkan Balasan