Kasus Covid-19 Masih Terus Mengalami Penambahan

Tim di Pintu Masuk, Semua Pendatang Harus Screening

Photo : Net

Palembang,Surya Post

Padan saat pada hari menjelang perayaan Natal dan tagun baru 2021,Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumsel bakal menyiapkan tim di setip  akses pintu-pintu masuk ke Provinsi Sumatera Selatan.Para petugas ini akan bertugas menscrening para pendatang pada saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) mendatang.Hal ini dikatakan oleh Kepala Dinas Kesehatan Sumatera Selatan Lesty Nuraini, bahwa selama masa liburan Nataru banyak masyarakat yang beraktivitas liburan dengan keluar dan masuk ke Bumi Sriwijaya.Karena itu untuk menekan terjadinya penyebaran Covid-19, petugas akan melankukan langsung mengecek kesehatan tubuh masyarakat yang akan melakukan perjalanan ke Sumsel.

“Para pendatang ini akan kita lakukan pengecekan suhu tubuh dan lainnya. Kita ingin, mereka yang melakukan perjalanan benar-benar dalam kondisi sehat,” selain dikatakan Lesty di pada setipa pintu masuk Sumsel, pihaknya juga akan melakukan penjagaan di tempat-tempat wisata yang ramai pengunjung.Bersama tim gabungan dari lintas instansi, pihaknya akan memastikan penerapan protokol kesehatan dapat terjaga.Menurutnya, saat ini pandemi Covid-19 kembali meningkat, apalagi usai Kota Palembang ditetapkan kembali masuk ke dalam zona merah.Masyarakat diminta untuk tidak melakukan pergantian tahun dan diimbau tetap berada di rumah sehingga tidak terjadi kerumunan yang berbahaya bagi kesehatan.”Bagi masyarakat kalau memang kurang sehat, lebih baik tidak usah berlibur ke luar kota. Tetap di rumah saja. Kalaupun ingin berwisata, tetap menerapkan disiplin protokol kesehatan,” jelas Lesty.

Ahli epidemiologi Sumsel, Iche Andriany Liberty menambahkan di masa liburan tentu tidak sedikit masyarakat yang telah jenuh dengan aktivitas harian di masa pandemi sehingga memunculkan keinginan untuk berlibur. Akan tetapi, apabila ingin melakukan liburan masyarakat harus memperhatikan kondisi tubuh agar benar-benar sehat dan kondisi tubuh tetap fit.Sementara itu untuk pembuktian masyarakat yang sedang dalam kondisi fit, harus disertakan dengan lampiran rapid test antigen. Sebab, rapid test antibodi yang banyak dilakukan oleh masyarakat ketika hendak bepergian hasilnya kurang akurat untuk deteksi dini virus corona.’Rapid test antigen dilakukan dengan mengambil sampel lendir dari hidung atau tenggorokan melalui proses swab. Untuk memberikan hasil yang lebih akurat. Sebelum dan selesai liburan langsung rapid test antigen lagi,” bebernya.

Di Rumah Saja
Kasus Covid-19 masih terus mengalami penambahan. Berdasarkan terbaru, pada 20 Desember 2020 di provinsi Sumsel terdapat 10.847 kasus usai ada 84 kasus baru.Penambahan kasus baru ini diakibatkan oleh sudah normalnya aktivitas dan mobilitas masyarakat yang telah kembali normal.Kasi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan provinsi Sumsel, Yusri, mengatakan,di tengah kasus Covid-19 yang terus bertambah, masyarakat diminta bijak dan selektif dalam melaksanakan kegiatan.Jika memang harus menyelenggarakan kegiatan di luar rumahsebisa mungkin tidak menciptakan kerumunan.“Yang paling penting tunda dulu kegiatan di luar kota ataupun luar rumah jika tidak penting,” katanya, Minggu (20/12/2020).

Menurut Yusri, dengan banyaknya penambahan kasus positif ini perlu langkah strategis yang mutlak dari pemerintah daerah.“Kalau menilai tingkat bahaya, semua daerah berisiko penularan Covid-19, karena kita tidak tahu orang di sekitar kita terinfeksi atau tidak karena tidak dilakulan swab dan yang terinfeksi 80 persen kelihatan sehat-sehat saja,” ujarnya.Dia menambahkan, untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 perlu dilakukan kesadaran kuat dari diri sendiri untuk menerapkan protokol kesehatan yang ketat di antaranya selalu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.”Kasus Covid-19 masih ada. Jangan lengah, tetap patuhi protokol kesehatan di manapun berada.” jelas Yusri. (Red-Sp)