Kayuagung Berpeluang Raih Kembali Piala WTN

Kayuagung, Surya Post.

Kota Kayuagung kembali berpeluang meraih penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN) tahun 2015 yang merupakan penghargaan untuk kali keempat. Hal itu tergambar dari

paparan hasil penilaian tahap II, dan III oleh tim penilai di ruang rapat Bende Seguguk I, Rabu (13/5/2015).

Paparan tadi, dipimpin Ketua Tim Penilai, Ir Betsy Halah Surti dan  Jonter Sitohang, dari Kementerian Perhubungan, sebagian besar poin yang dinilai sudah cukup baik. Karena, kesadaran masyarakat dalam mengendarai kendaraan sudah sangat baik. Demikian, para pedagang kaki lima menggelar barang dagangannya pada tempat yang telah disediakan oleh badan pasar. Dan tak membuka lapak di trotoar, tempat pejalan kaki.

Dalam penilaian WTN tadi, terdapat tiga tahapan penilaian yaitu, tahap I penilaian administrasi yang dilakukan oleh provinsi mengenai pendanaan, kelembagaan dan undang-undang. Tahap II, dilakukan penilaian dengan survey ke lapangan oleh pusat bersama provinsi dan akademisi untuk melihat sarpras, lalu lintas dan pelayanan kepada masyarakat. Tahap III, tim melakukan penilaian terhadap komitmen kepala daerah.

“Untuk tahap II yaitu survey di lapangan, kami melihat sudah cukup bagus. Memang ada beberapa kekurangan yang perlu dibenahi, namun secara umum sudah cukup baik,” kata Betsy.

Dikatakan Betsy, beberapa poin yang perlu pembenahan diantaranya masalah ruang jalan dan trotoar. Menurut Betsy, kondisi trotoar juga perlu dilakukan perawatan secara berkala, sebab di sejumlah titik masih ada trotoar yang mengelupas. Tim juga memberi masukan agar Pemerintah Daerah (Pemda) melalui dinas perhubungan dapat memperbanyak zona selamat sekolah.

“Ada beberapa marka sudah pudar, juga harus ada pemangkasan pohon agar papan penunjuk maupun marka tak terhalang,” tutur Betsy seraya berucap satu yang menjadi keunggulan Kota Kayuagung yaitu, sudah memiliki pelayanan kesehatan di terminal. Keberadaan pelayanan kesehatan ini menurutnya menjadi inovasi yang baik dari segi pelayanan kepada masyarakat dan pengemudi.

Bupati OKI Iskandar SE mengatakan, bahwa kebersamaan menjadi kekuatan untuk Kota Kayuagung membangun ketertiban lalu lintas. Iskandar juga menyatakan suka terhadap mekanisme tim penilai WTN yang sudah menentukan standar penilaian tertentu.

“Dari penilaian ini semua dipaparkan negatif maupun positif. Sehingga kami bisa perbaiki yang kurang dan meningkatkan yang sudah dinilai baik,” ucap Iskandar dihadapan tim penilai.

Melalui paparan hasil penilaian, Iskandar mengaku juga mendapatkan masukan-masukan terkait adanya aturan baru, sehingga membuat pihaknya bisa segera melakukan penyesuaian. “Dengan adanya paparan ini, menjadi acuan kedepannya untuk lebih baik lagi,” tutur Iskandar panjang lebar.

Untuk itu, ditambahkan Kapolres AKBP M Zulkarnaen didampingi Kasat Lantas Harris Batara S SIk, metode penilaian yang terbuka membuat semua elemen bisa melakukan pembenahan yang sesuai. Pihaknya, juga terus meningkatkan kerjasama bersama Dishubkominfo dalam menggelar kegiatan untuk mewujudkan tertib lalu lintas.

“Metode penilaian yang terbuka membuat lapisan masyarakat dan SKPD untuk terus berbenah demi kelancaran berlalu lintas. (and)




Tinggalkan Balasan