Kedudukan Dan Jabatan Bagi Pegawai ANS Merupakan Amanah

Muara Enim,Surya Post

Sebanyak 443 Aparatur Sipil Negara (ASN) eselon II, III dan IV dilingkungan Pemkab Muara Enim dimutasi besar-besaran secara virtual zoom.Pelantikan dan Pengambilan Sumpah terhadap 443 ANS tersebut telah berlangsung  di Balai Agung Serasan Sekundang (BASS) Bupati Muara Enim, Jumat (29/1) petang.Adapun pejabat yang dimutasi  sebanyak 443 ASN yang terdiri dari esselon IIB sebanyak 9 orang, esselon IIIB dan IIIA sebanyak 74 orang, esselon IV A dan IVB 87 orang. Kemudian untuk jabatan Kepala Sekolah SD sebanyak 196 orang dan SMP sebanyak 77 orang.Sedangkan untuk  esselon II Drs Emran Tabrani MSi,yang  sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Muara Enim,telah menjabat tempat baru  sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahtersaan Rakyat

Sekretariat Daerah Kabupaten Muara Enim,sedangkan  Drs H Rusdi Hairullah MSi menjadi kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Muara Enim,sebelumnya menjabat Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Muara Enim .Sedangkan Ir H Mat Kasrun Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Muara Enim,jabatan baru  sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Muara Enim,pejabat kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Muara,dijabat oleh  Vivi Mariani SSi Mbmd APt,sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Muara Enim .Amrullah Jamaludin SE Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Muara Enim menjabat sebagai Staf Ahli Kemasyarakatan dan SOM Bupati Muara Enim, H

Riswandar SH MH Kepala Dinas Perhubungan Kabupeten Muara Enim menjabat sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Muara Enim, lr Maryana Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Muara Enim menjabat sebagai Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Muara Enim, H Rinaldo SSTP MSi Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Muara Enim menjabat sebagai Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Muara Enim.Menurut Muara Enim H Juarsah SH, bahwa pelantikan terhadap beberapa pejabat struktural dan pejabat fungsional, ini merupakan hal lumrah dan suatu keharusan yang pasti terjadi dalam sebuah organisasi, termasuk juga organisasi perangkat daerah Pemerintah Kabupaten Muara Enim.

Selain itu juga diungkapkan oleh Bupati,bahwa  semua ini merupakan bagian dari dinamisasi, proses penyegaran dan penyesuaian kebutuhan personil dalam organisasi. Kedudukan dan jabatan bagi seorang pegawai negeri sipil merupakan amanah dan kepercayaan yang diberikan oleh pimpinan yang harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dan penuh tanggung jawab, baik tanggung jawab kepada pimpinan, masyarakat, negara maupun dihadapan Tuhan Yang Maha Esa.Karena itu Bupati  mengingatkan agar amanah dan kepercayaan ini hendaknya dijaga dan diimbangi dengan kejujuran, keikhlasan serta prestasi kerja. Laksanakan pekerjaan dengan penuh komitmen, berintegritas dan tanggung jawab moral dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kabupaten Muara Enim demi mewujudkan visi Kabupaten Muara Enim yang Merakyat, yaitu Muara Enim untuk rakyat yang agamis, berdaya saing, sehat, mandiri dan sejahtera.

Hari ini, lanjut Juarsah, kita melaksanakan pelantikan terbatas dengan mengurangi jumlah peserta yang sebagian melalui pelantikan dengan menggunakan media teleconference atau virtual yang dimungkinkan sesuai Surat Edaran Kepala BKN Nomor 10 /SE/IV/2020 tanggal 2 april 2020. Dan mudah-mudahan tidak akan mengurangi makna dan khidmat acara penlantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini.“Pelantikan pejabat struktural dan pejabat fungsional pada hari ini dilakukan dalam rangka mengisi jabatan struktural yang sudah lama kosong karena pejabat sebelumnya memasuki batas usia pensiun, perubahan nomenklatur, mutasi terhadap pejabat yang telah memangku jabatan lebih dari lima tahun dan juga untuk kepentingan pengembangan organisasi,” katanya.

Pelantikan ini tak lebih sebagai upaya menjaga keberlangsungan roda organisasi agar dapat bekerja dengan baik serta promosi bagi aparatur sipil negara yang telah layak dan memenuhi syarat menduduki jabatan struktural maupun fungsional.Sebab sampai saat ini masih terdapat beberapa jabatan yang masing belum terisi, seperti pimpinan tinggi pratama, jabatan administrator, jabatan pengawas pada beberapa OPD dan kecamatan. Untuk itu, pihaknya meminta Tim Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan segera memproses pengisiannya sesuai amanat Undang-Undang Nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara dan Peraturan Pemerintah Nomor 11 tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil.

Kepala BKPSDM Muara Enim Harson Sunardi, menambahkan mutasi tersebut adalah kebutuhan organisasi untuk penyegaran dan promosi jabatan. Untuk jabatan esselon lebih ke penyegaran, sedangkan jabatan non esselon adalah promosi seperti jabatan Kepala Sekolah. “Kalau Kepala Sekolah banyak yang sudah habis masanya seperti sudah dua periode menjabat sebagai Kepala Sekolah,” jelas Harson.(Sp)