Kejari OI : Kita Tunggu Saja Tersangka Baru Setelah Penggeledahan Di BPKAD Ogan Ilir

 

OGANILIR, SURYAPOST.CO – Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi Sumsel melakukan penggeledahan di Badan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (BPKAD) Pemerintahan Kabupaten Ogan Ilir dipimpin langsung Aspidsus Victor Antonius yang didampingi Kasi Intel Kejaksaan Ogan Ilir Efan Apturedi, yang dimulai jam 10.30 Wib – 14.30 Wib lebih kurang 4 jam lamanya, kemarin (23/3).

Penggeledahan di BPKAD Ogan Ilir tersebut terkait Proyek Pembangunan Ruas Jalan Simpang Pelabuhan Dalam – Indralaya Tahun Anggaran 2017, dan sudah ditetapkan Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan dengan tersangka FZ pada waktu itu merupakan PPK dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) pada Dinas PUPR Kabupaten Ogan Ilir dengan kerugian negara sebesar Rp.3.2 Miliar.

Kasi Intel Kejaksaan Negeri Kabupsten Ogan Ilir Efan Apturedi mewakili Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi Sumater Selatan didapat keterangan saat diwawancara mengatakan, “Ada beberapa Dokumen yang ditemukan dalam rangka untuk melengkapi proses penyidikan yang sedang dilakukan oleh pihak penyidik Kejati Sumsel, “papar Efan Apturedi.

Hal ini dipertegasnya, “Membenarkan terkait tersangka FZ tindak lanjut pengembangan Penyidikan ini terkait kasus Pembangunan Ruas Jalan Simpang Pelabuhan Dalam – Indralaya, ” ungkapnya.

Terkait mengenai berkas yang dibawa Penyidik Kejati Sumsel saya kurang tahu persis, yang jelas semua data atau berkas yang dibutuhkan sudah ditemukan dan dibawa untuk kelengkapan pihak penyidik kita.

Efan juga menjelaskan, “Kalau untuk tersangka baru itu kewenangan pihak penyidik, ya kita tunggu saja, “ungkap Kasi Intel Kejari Kabupaten OI. (Red).