Ketua DPRD Pagaralam di Laporkan  Kepolisian Kota Pagaralam.

Pagaralam, Surya Post

Sejumlah Pers dikota Pagaralam merasa resah dengan adanya Postingan  Pejabat teras DPRD,di akun Facebooknya (FB) terdapat kata-kata “Pers Plat Merah”tanggal 10 Oktebor 2020 yang lalu.Dengan adanya kata- kata  tersebut pers kota pagaralam merasa telah direndah profesinya.Untuk itu sejumlah rekan rekan wartawan di Kota Pagaralam telah mendatangi Mapolres Pagaralam, Kamis (15/10/2020). Untuk melaporkan hal tersebut ke Polres Pagaralam.Dengan nomor laporan STTLP/B-109/X/2020/ SPKT POLRES PAGARALAM. dengan dugaan tindak pidana penghinaan, dan atau pencemaran nama baik melalui media sosial Facebook.

Alkahfi, wartawan starindonews.com, sekaligus pelapor mengatakan, pihaknya melaporkan Ketua DPRD pagaralam, atas status di medsos beberapa waktu lalu, ke Sentra Pengaduan Kepolisian (SPK). peristiwa pidana undang-undang No 19 Tahun 2016, tentang perubahan atas UU No 11 tahun 2008, tentang Informasi dan Transaksi Elektronik pasal 27 ayat 3 UU ITE.“Kita berharap polisi cepat menindaklanjuti dan memproses hal ini untuk menunjukkan apa yang dilakukanya salah, postingan tersebut membuat wartawan merasa terhina serta resah, laporan Ini bentuk respons agar ia mempertanggung jawabkan perbuatannya,” pungkasnya.

Sementara itu, Asnadi M Aridi, Ketua Pwi Pagaralam mengatakan. “dengan kejadian ini mungkin para wartawan merasa terpojokan dengan unggahan tersebut, hal inipun menjadi pembelajaran bagi pejabat publik. agar tidak mudah menyinggung profesi wartawan, yang seolah-olah jati diri wartawan sangat rendah dan tidak profesional, upaya hukum sudah mereka tempuh, ikuti saja alurnya sesuai dengan hukum yang berlaku dinegara kita.” tuturnya.“Demokrasi saat ini Peran Pers sangatlah penting, dimana dalam melaksanakan tugasnya, pers sudah dilindungi oleh Undang-Undang, seperti yang tertuang dalam UU Pers No 40 tahun 1999 serta Kode etik jurnalistik.Semua sudah jelas tertuang disana, oleh karenanya profesi kami ini bukanlah untuk ”Guyonan” biarkan proses ini berlanjut, dan kita tunggu hasil laporan tersebut.” pungkasnya.(Red-Net