Konsumsi Almond Juga Bantu Menjaga Kesehatan Jantung, Kok Bisa?

Jakarta,Surya Post

Manfaat almond untuk kesehatan sudah lama terbukti secara ilmiah. Selain enak dijadikan camilan, almond juga kerap dijadikan sebagai menu diet untuk menurunkan berat badan. Dan kini, ada satu manfaat lagi yang membuat kita tak bisa berpaling dari kacang super ini. Menurut ahli diet Laure Jeffers, almond ternyata juga membantu menjaga kesehatan jantung. Keistimewaan almond Seperti banyak kacang lainnya, almond mengandung lemak yang tinggi. Akan tetapi, lemak pada kacang almond tergolong lemak sehat, yakni lemak tak jenuh tunggal. Banyak bukti menunjukan lemak tak jenuh tunggal, yang ditemukan dalam makanan Mediterania, berdampak positif pada kesehatan jantung.

Penelitian yang dilaporkan oleh Science Daily juga mengatakan, kacang almond meningkatkan jumlah antioksidan dalam aliran darah, mengurangi tekanan darah dan meningkatkan aliran darah. Semua manfaat tersebut juga menunjang kesehatan jantung kita. Riset dalam jurnal Advance in Nutrition juga membuktikan konsumsi almond secara spesifik dapat dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit kardiovaskular. Data Mayo Clinic juga mengatakan orang yang berisiko terkena serangan jantung dapat mengurangi risiko tersebut dengan mengonsumsi makanan sehat yang mengandung kacang-kacangan, salah satunya kacang almond.

Mengapa Almond menyehatkan jantung?

Kandungan lemak tak jenuh tunggal pada almond membantu menurunkan kolesteol jahat dalam tubuh. Selain itu, lemak tak jenuh juga meningkatkan kadar serotonin di siang hari dan membuat kita tidur nyenyak di malam hari. Kacang almond juga kaya vitamin E, yang membantu mencegah infeksi dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Almond juga kaya akan serat yang membuat kita merasa kenyang lebih lama. Itu sebabnya, almond juga sering dipakai sebagai camilan diet.Kacang almond juga membantu menjaga kesehatan jantung dengan cara berikut: menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida low-density lipoprotein (LDL atau “jahat”), yang berperan besar dalam penumpukan deposit yang disebut plak di arteri meningkatkan kesehatan lapisan arteri meminimalisir peradangan mengurangi risiko penggumpalan darah, yang dapat menyebabkan serangan jantung dan kematian. (Konpas.com)