Kuryana Aziz Dilarang Nyalon Bupati OKU, Ini Alsannya

Baturaja, Surya Post.

Dianggap telah melanggar ketentuan Undang-Undang (UU) No. 8 Tahun 2015 tentang Amandemen UU Pilkada Gubernur, Bupati, dan Walikota, membuat Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati OKU Kuryana Aziz yang mencalonkan diri sebagai Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) pada Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) 2015 terancam gagal.

pelanggaran yang dilakukan Kuryana ialah melantik 38 pejabat baru di jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OKU pada 23 Maret lalu, demikian diungkapkan Ketua Forum Masyarakat Untuk Demokrasi (FORMAD) Sumatera Selatan (Sumsel) Dian Sandi.

Setelahnya, Kuryana malah membatalkan pelantikan tersebut hanya delapan hari berselang atau tepatnya 31 Maret 2015.

“Ini merupakan suatu dagelan politik yang tidak elegan dilakukan seorang pejabat negara. Apa yang dilakukan Kuryana Aziz telah melanggar ketentuan UU No. 8 Tahun 2015 tentang Amandemen UU Pilkada Gubernur, Bupati, dan Walikota,” ungkap Dian, Minggu (17/5).

Dalam UU itu, jelas Dian, disebutkan bahwa petahana dilarang melakukan pergantian pejabat enam bulan sebelum masa jabatannya berakhir.

“Sementara Kuryana Aziz akan mengakhiri masa jabatannya sebagai Plt Bupati OKU pada bulan Agustus,” jelasnya.

“Sebagai calon kepala daerah yang akan maju kembali dalam Pilkada OKU ini merupakan sebuah pelanggaran terhadap UU,” tegasnya.(jn/net)




Tinggalkan Balasan