L-KPK Mempertanyakan Gantirugi  Pembukaan Jalan Sp Priuk

Lubuklinggau,Surya Post

Sehubungan belum ada gandi rugi dari pemerintah terhadap lahan milik warga RT.8 dan 9 kota lebuk linggau,tang digusur pemerintah untuk kepentingan pembukaan jalan pembukaan jalan simpang empat, Kelurahan Simpang Priuk, Kecamatan Lubuklinggau Selatan 2.Lembaga Komunitas Pengawas Korupsi(L-KPK)telah  lakukan mediasi terhadap Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Lubuklinggau,kedatangan mereka tidak lain guna mempertanyakan hak ganti untuk pembukaan jalan tersebut.Hal ini disampaikan Ketua L-KPK Ali Muap,ada beberapa tuntutan masyarakat RT 8 dan 9 Tanah yang digusur Pemerintah Kota Lubuk Linggau,belum ada ganti rugi telah disampaikan pada Pemerintah kota Lubuk Linggau (PUPR Kota Lubuklinggau)

“Tidak ada sosialisasi dahulu, hingga hari ini kami hadir ke PUPR menjelaskan bahwa masyarakat tidak perna hibah dan menuntut ganti untung,” jelas muap.Lebih lanjut dikatakan Muap, berharap hasil dari audiensi atas tuntutan masyarakat tersebut dapat terpenuhi. “Pada pertemuan selanjutnya, dalam waktu dekat kita meminta hasil audiensi lahan warga kurang lebih 154 meter persegi atau 725 meter tanah itu pekarangan rumah di kelurahan Rahma,” ungkapnya.Kadis (DPUPR) Kota Lubuklinggau Ahmad Asril Asri melalui Kabid BM Fahni Harseta menyampaikan pertemuan L-KPK melakukan mediasi pembahasan pembukaan lahan jalan menuntut ganti rugi.”Hasil audiensi mereka minta ada ganti rugi, kedepan kita akan segera melakukan klarifikasi kepada masyarakat yang terkena dampak pembukaan lahan,” jelas Fahmi di temui usai audiensi.Mengenai tehnis dilapangan, kita akan bicarakan langsung terhadap kepala dinas. “Ya jelasnya kita sampaikan dahulu, tunggu aja dalam waktu dekat,” ucap Fahmi.(Sp)