Masuk Bursa Ketua Golkar, Ridho Yahya Utamakan Keutuhan Partai

Prabumulih,Surya Post

Nama Ir Ridho Yahya MM menjabat Ketua DPD II Golkar Prabumulih, masuk dalam bursa persaingan calon Ketua DPD I Golkar Sumatera Selatan (Sumsel) dalam Musyawarah Daerah (Musda) digelar 29 Februari mendatang.Disinggung soal namanya masuk bursa tersebut, Ridho kini menjabat sebagai Walikota (Wako) calon tunggal dan pertama kali terjadi di Sumsel mengatakan, lebih mengutamakan keutuhan partai Golkar. Ketimbang persaingan menimbulkan perpecahan dan blok-blok antar kader partai, dan siap tidak mencalonkan diri.“Bagi saya keutuhan partai Golkar lebih penting ketimbang persaingan, maka dari itu siap tidak mencalonkan diri. Jika persaingan menimbulkan perpecahan di tubuh partai, dalam percalonan Ketua DPD I Partai Golkar Sumsel,” jelas suami Ir Hj Suryanti Ngesti Rahayu ini ketika ditanya awak media, akhir minggu ini.Awak media mengatakan, apakah tidak sayang keputusan itu. Padahal, ia merupakan satu-satu Ketua DPD II Golkar di Sumsel namanya masuk pencalonan.

Dengan segudang prestasi dimiliki, seperti satu-satunya Pilkada Tunggal di Sumsel dan menang. Pilkada Tunggal merupakan calon tunggal, bukan hanya karena partai saja. Tetapi, dari survei 4  lembaga survei hasilnya 95 persen masyarakat suka dan bermanfaat program dijalankannya dan dirasakan masyarakat. Sehingga tidak ada yang berani mencalonkan diri menjadikannya calon tunggal.Lalu, berhasil memajukan Kota Nanas ini selama menjabat hampir tiga periode digabung sewaktu menjabat Wakil Walikota (Wawako).“Saya hanya menjalankan amanat partai, membesarkan nama Golkar di Prabumulih khususnya, umumnya di Sumsel. Suara rakyat, suara Golkar,” terangnya, dimasanya berhasil menjadikan Golkar Prabumulih menjadi pemenang pileg dan menjadikan kursi Ketua DPRD dipegang Golkar sekarang ini.

Tidak hanya itu saja, prestasi ayah dr Muwarni Emasrissa Latifah ini juga ikhlas melayani masyarakat dengan menerima tamu setiap pagi di rumah dinasnya. Lalu, membangun rumah tidak layak huni, pemasangan gas kota kini dinikmati hampir 100 persen persen warga Prabumulih.Selanjutnya, penolakan ekplorasi tambang batubara satu-satunya di Indonesia, Infak PNS guna mendukung program bedah rumah, bantuan modal sarana prasarana usaha bagi masyarkat membutuhkan, program Baca Tulis Alquran (BTA), nikah gratis bagi masyarakat, dan lainnya.“Keutuhan di dalam tubuh partai, harapan saya bisa meningkatkan dan mengoptimalkan pelayanan partai kepada masyarakat. Khususnya, menerapkan suara rakyat suara Golkar,” ujar pria asal Desa Sukaraja, Kabupaten Ogan Ilir (OI) ini.

Selama ini di Bumi Seinggok Sepemuyian ini, adik Wakil Gubernur (Wagub) Sumsel sangat piawai dalam menjaga keutuhan masyarakatnya. Tidak hanya merangkul elemen parpol, hanya mendukungnya di Pilkada hingga hanya satu-satunya Pilkada Tunggal di Sumsel. Ke depan, tak lama lagi sekitar April PEM AKAMIGAS akan segera dibangun. Ada juga, tahun ini bakal dibangun 250 rumah bagi para penyapu jalan dan lainnya bantuan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).“Tetapi, kalau seluruh elemen partai menginginkan saya mencalonkan diri. Saya siap maju dan mencalonkan diri dan ikut bersaing di Musda DPD I Golkar Sumsel,” bebernya.Sebelumnya, tidak hanya nama Ir H Ridho Yahya MM saja masuk bursa tersebut. Tetapi juga Drs H Kahar Muzakir, Anggota DPR RI asal Sumsel. Dan juga, H Dodi Reza Alex Nordien kini menjabat Bupati Musi Banyuasin (Muba). (Sumeks)