Mengabdi Pada Tanah Kelahiran, Rizkia Tanggalkan Cita-cita

Ogan Ilir, Surya Post.

Memilih jurusan dalam menempuh pendidikan di perguruan tinggi haruslah jeli. Hal ini lah yang dilakukan Rizkia Hartati Alumni SMA Negeri 1 Indralaya, Meski awalnya bercita-cita menjadi

dokter hewan namun lantaran melihat potensi di daerahnya yang mayoritas penduduknya merupakan petani dan peternak dirinya mengambil jurusan peternakan di perguruan tinggi Universitas Sriwijaya.

“Kabupaten Ogan Ilir, merupakan kabupaten sangat berpotensi dibidang perternakan, karena mengingat luas wilayah merupakan perairan, gambut dan daratan jadi saya cenderung memilih jurusan peternakan ketimbang mencapai cita-cita saya menjadi dokter hewan,” Kata Rizki, kemarin.

Sebetulnya gadis kelahiran Sakatiga dapat saja menempuh pendidikan dokter hewan, karena dirinya yang lulus di Perguruan Tinggi Unsri ini masuk melalui jalur Undangan khusus tanpa tes. Namun lantaran karena melihat prospek serta rasa ingin mengabdi kepada tanah kelahirannya dirinya memilih jurusan peternakan.

“Keinginannya, ilmu yang saya dapat di perguruan tinggi nantinya, bermanfaat bagi masyarakat khususnya di tanah kelahiran saya di Ogan Ilir ini,” ujarnya.

Semasa duduk di bangku sekolah, Putri Pertama Pasangan Yuhermi dan Tuti ini terbilang aktif baik dikegiatan ekstrakuliker maupun mengikuti proses belajar mengajar. Dikatakannya, mengikuti kegiatan ekstrakuliker di sekolahnnya sangat bermanfaat bagi dirinya, selain dapat menambah wawasan serta pengalaman dalam berorganisasi juga dapat memahami karakter seseorang.

“Nambah ilmu dan banyak teman, selain itu kita terbiasa dengan bermusyawarah,” tuturnya.

Diakuinya, Aktif berorganisasi meengajarkanmu banyak hal. Dari mulai tekanan secara mental baik dari dalam dan luar, setiap deadlineyang tak kunjung berhenti, complain ataupun komentar dari anggota organisasi, dan terkadang seakan-akan kamu tidak bisa apa-apa dan belum bisa melakukan yang terbaik.

“Tapi di balik itu semua, fase ini melatih ku untuk jadi pribadi yang lebih kuat dari sebelumnya, agar siap menyongsong masa depan untuk menghadapi tekanan yang jauh lebih berat lagi di perguruan Tinggi, “ tutupnya.(yuh)




Tinggalkan Balasan