Minta ASN Buat Terobosan, Tjahjo Kumolo: Keluar dari Zona Nyaman

Jakarta,Surya Post

Memasuki tahun 2020, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB) Tjahjo Kumolo mengajak para ASN untuk tetap semangat dan fokus dalam peningkatan kinerja di tahun 2021. Meski saat ini Indonesia masih menghadapi pandemi virus Corona (Covid-19).”Tahun baru dengan semangat baru dalam pencapaian kinerja, meskipun di tengah pandemi Covid-19,” kata Tjahjo dikutip dari keterangan persnya, Jumat (1/1/2020).Dia mengatakan bahwa KemenPANRB akan terus berusaha mewujudkan birokrasi yang dinamis dan berkelas dunia. Untuk itu Tjahjo meminta agar ASN dapat melahirkan terobosan-terobosan yang inovatif.
“Seluruh pegawai pemerintah di pusat dan daerah agar menghilangkan pola pikir linier, monoton, dan keluar dari zona nyaman dengan membuat terobosan-terobosan baru yang inovatif,” ungkapnya.

Tjahjo menyebut tahun 2021 akan penuh tantangan. Sehingga ASN harus adaptif menyikapi perubahan. Termasuk penggunaan teknologi informasi dan komunikasi menuju transformasi digital pemerintahan.Menurutnya ke depan, sistem pelayanan pemerintah secara digital dan virtual akan banyak mendominasi sistem kerja ASN. Salah satunya dalam pelayanan publik guna mengurangi pertemuan tatap muka untuk mengurangi risiko penularan covid-19.”Sistem pemerintahan berbasis elektronik dapat meningkatkan produktivitas ASN,” tuturnya.Lebih lanjut dia menekankan bahwa pelayanan publik yang optimal di masa pandemi covid-19 tidak terlepas dari penerapan protokol kesehatan yang ketat. Dalam hal ini dengan memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

Dia juga kembali mengingatkan para ASN dimanapun berada untuk tetap menjadi pelopor dan teladan disiplin dalam penerapan protokol kesehatan.”Saya ucapkan Selamat Tahun Baru 2021 bagi ASN dimanapun bertugas dan keluarga serta masyarakat. Mari wujudkan semangat baru ASN dalam pelayanan publik dan kinerja pemerintah yang semakin kreatif, optimis dan produktif. Semoga seluruh ASN tetap sehat, dan kuat serta menjadi teladan penerapan protokol kesehatan yang benar,” pungkasnya.(SindoNews)