Mobil Truk Milik Toko Bahan Bangunan Digondol Maling.

Baturaja, Surya Post.co – Nasib apes menimpa Gito Suwoko (53) pemilik Toko Bangunan (TB) Gading Jaya Jalan Dr.M.Hatta, Kelurahan Sukaraya Kecamatan Baturaja Timur Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Provinsi Sumatrera Selatan karena mobil truk PS 100 miliknya digondol maling, hari Ahad (21/03/2021) sekira pukul 02.00 WIB.

Mendapat laporan dari Salimin bin Mirun (35) pekerjaan karyawan swasta, warga Jalan Mh.Thamrin, Kelurahan Sukaraya Kecamatan Baturaja Timur dan dua orang saksi masing-masing Mufid bin Slamet Ashari (35), pekerjaan karyawan swasta, warga Kota Baru, Kelurahan Kemalaraja, Kecamatan Baturaja Timur serta saksi Andre (46), pekerjaan karyawan swasta, warga Karang Sari Kecamatan Baturaja Timur dengan Laporan Polisi No: LP-B / 07 / III / 2021 RES. OKU / SEK. BTA TIMUR. Tgl.21 Maret 2021 dan didukung rekaman CCTV milik korban Gito Suwoko memudahkan pihak Kepolisian Resort OKU melakukan penyelidikan dan penangkapan terhadap pelaku kejahatan.

Pucuk di ulam tiba, secara kebetulan BTI bin My (39), pekerjaan buruh, warga Mesuji Kabupaten Lampung Utara yang diduga kuat sebagai pelaku pencurian dengan pemberatan (Curat) sebagaimana tergambar dalam rekaman CCTV, datang ke Baturaja.

Satuan Personil Opsnal Unit Reskrim Polsek Baturaja Timur dipimpin Aiptu Yopi Evran yang telah mempelajari kasusnya dan melakukan penyelidikan, menemukan orang yang dicurigai, segera melakukan pengintaian untuk penangkapan terhadap BTI bin M yang diduga sebagai pelaku pencurian mobil truk PS 100 milik korban Gito Suwoko.

Mengetahui gerakan sasaran penangkapan yang diduga sebagai pelaku Curat sedang menuju ke rumah seorang warga di Baturaja, Satuan Opsnal Unit Reskrim Polsek Baturaja Timur dipimpin Aiptu Yopi Evran mengatur strategi penangkapan dengan melibatkan teman terduga pelaku yang akan dikunjungi terduga pelaku BTI bin My, untuk diminta bantuannya ikut meringkus terduga pelaku BTI bin My.

” Saya datang kembali ke Baturaja guna menemui seorang teman dan bermaksud mengajaknya pergi ke Lampung,” ujar BTI bin M ketika diperlihatkan rekaman CCTV yang disimpan dalam flaskdisk dan ketika hendak diringkus, mengaku orang yang berada dalam rekaman CCTV itu memang betul adalah dirinya.

Dari hasil rekaman CCTV maupun pengakuan terduga pelaku BTI bin My diketahui, modus operandi pelaku adalah sebagaimana terekam dalam CCTV milik korban Gito Suwoko, yakni dengan cara memanjat dinding bagian belakang gudang bahan bangunan yang menyatu dengan TB.Gading Jaya Baturaja.

Selanjutnya terduga pelaku mengambil satu unit mobil truk PS 100 milik korban Gito Suwoko. Sebelum membawa mobil truk keluar gudang, terduga pelaku lebih dahulu menggunting rantai pengunci pintu gerbang gudang dengan menggunakan gunting besi yang kemudian membawa mobil truk PS 100 itu ke rumah THS bin Bs yang juga diduga sebagai pelaku tindak kejahatan berupa pencurian dengan pemberatan. Semua aktifitas terduga pelaku BTI bin My saat melakukan Curat terekam dalam CCTV milik korban Gito Suwoko.

Hasil curian tersebut kemudian diserahkan oleh terduga pelaku BTI bin My kepada terduga pelaku THS bin Bs untuk dipreteli dan dijual per onderdil ke pasar gelap.

Berdasarkan pengakuan terduga pelaku BTI bin My, kemudian Unit Opsnal Reskrim Polsek Baturaja Timur dengan di back up Team Resmob Polres OKU dipimpin Kanit Rekrim Polsek Baturaja Timur, Iptu G.Suhaimi melakukan upaya paksa ke alamat terduga pelaku THS bin Bs di Lampung Selatan, namun terduga pelaku THS bin Bs warga Desa Marga Agung Kecamatan Jati Agung Kabupaten Lampung Selatan itu telah melarikan diri dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Sejumlah barang bukti (BB) berhasil diamankan, yakni mobil truk PS 100 warna kuning dengan Nopol.BG.8663 F dan Noka. MHMFI71P17K003031 Nosin.4D34T-C997754 yang sudah dipreteli dan satu buah BPKB mobil truk PS 100 an.Gito Suwoko, satu helai baju kaos warna merah, satu helai celana jeans warna biru serta satu buah flaskdis berisi rekaman tindak pidana pencurian yang diduga dilakukan terduga pelaku BTI bin My.

Sebagaimana bukti yang didapat, maka terduga pelaku dapat dijerat Pasal 363 KUHP, pencurian dengan pemberatan.
(Armin Pani).