Museum Gedung Arca

Museum Gedung Arca

Museum Gedung Arca diresmikan pada tahun 1974, dibangun dengan konsep menyerupai pura di Bali, terdiri atas 3 halaman: jaba sisi, jaba tengah, dan jeroan, dipisahkan oleh gerbang candi bentar dan kori agung.Di halaman pertamaMuseum Gedung Arca terdapat pendopo untuk menyambut pengunjung rombongan.

Koleksi museum terdapat di dalam bangunan bale di halaman jaba tengah, antara lain kapak genggam, kapak lonjong, mata panah, dan benda-benda bekal kubur seperti perhiasan yang terbuat dari perunggu, manic-manik, kerang, periuk dari tanah liat (tembikar). Ada pula koleksi keramik Cina dari Dinasti Ming, Sung, dan Ching yang berasal dari abad ke 10—18 M, alat-alat upacara, pecahan prasasti batu berhuruf Kadiri Kwadrat yang ditemukan di Gunung Kawi dan pecahan prasasti beraksara Balik Kuno dari Bedulu. Koleksi paling menarik adalah materai tanah liat yang bertuliskan mantra agama Buddha yang berasal dari abad ke-8.

Koleksi yang ada di halaman terakhi rMuseum Gedung Arca berupa sarkofagus sejumlah 30 buah, merupakan kubur batu dari masa prasejarah yang terbuat dari batu padas. Sarkofagus Bali dihias dengan motif unik, yaitu motif kepala terjulur dan motif topeng dengan lidah terjulur. (budayaindonesia.net)




Tinggalkan Balasan