Ngeyel Tetap Mau Nyalon Bupati, Sekda Oi Dibangku Panjangkan

Ogan Ilir, Surya Post.

Belum genap sepekan Sobli Rozali memproklamirkan diri sebagai bakal calon bupati pada pemilukada Kabupaten Ogan Ilir (OI) Desember 2015 mendatang dengan jalur independen, akhirnya jabatannya sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Oi dicopot.

Pencopotan Sobli dari Sekda Oi berdasarkan Surat Keputusan Bupati No:072/BKD/2015 bersama 85 orang pejabat esellon dilingkungan Pemkab Oi dilakukan langsung oleh Bupati Oi H Mawardi Yahya Jumat (29/5) kemarin.

Pencopotan yang terkesan mendadak dan berbau politis itu ditanggapi ringan oleh Bupati Oi, menurutnya diakhir masa jabatannya yang tinggal 2 bulan lagi dirinya berharap kinerja para PNS dilingkungan pemkab Oi harus lebih optimal, sehingga jerih payahnya selama membangun bumi caram seguguk selama 10 tahun terakhir tidak rusak oleh segelintir pejabat pemerintah yang tidak fokus dalam bekerja.

“Dia (Sobli) kan sudah terang-terangan mau maju dalam pemilukada nanti, jadi saya anggap dia tidak akan fokus dalam bekerja dipemerintahan, maka dari itu saya copot jabatannya agar yang bersangkutan lebih fokus dalam pencalonannya nanti,”ujar Bupati Oi seraya meminta agar seluruh PNS harus seiring sejalan dengannya dalam memimpin Oi.

Diterangkan Mawardi, Ogan Ilir merupakan milik masyarakat dan berjalannya roda pemerintahan ditujukan untuk kepentingan masyarakat, “Saya sudah jauh-jauh hari mengatakan jika ingin ikut dunia politik harus mengundurkan diri dari jabatan sebagai Aparatur Sipil Negara, saya tidak mau pemerintahan dicampur adukkan dengan unsur politis, karena pemerintahan ini semata-mata bekerja untuk masyarakat,” tegasnya.

Sementara, reshuffle kabinet Mawardi Yahya ini terdiri dari 4 orang pejabat esselon II, 17 orang pejabat esselon III, 47 orang pejabat esselon IV, dan guru sebanyak 17 orang. “Mutasi pejabat ini merupakan hal biasa untuk meningkatkan kinerja para PNS, karena ada beberapa yang sudah naik pangkat dan tidak mempunyai jabatan, jadi harus dipromosikan,”jelas Kepala BKD Oi Darjis didampingi Sekretaris BKD Oi M Sholeh.

Terpisah, Sobli yang saat pelantikan dirinya tidak menampakkan batang hidung sama sekali segera menggelar jumpa pers dengan awak media. Sobli mengaku tidak bisa hadir lantaran dirinya melayat tetangganya yang meninggal dunia, dirinya sudah mengetahui sejak malam sebelum pelantikan jika dirinya akan dicopot dari jabatannya.

“Saya merasa ikhlas dan legowo atas dicopotnya jabatan saya sebagai Sekda Oi, saya tidak merasa sakit hati karena saya sudah merasa puas bekerja mengabdi kepada ogan ilir, apapun keputusan bupati saya menerimanya dengan lapang dada,”terang Sobli seraya mengucapkan permohonan maaf kepada seluruh PNS dilingkungan Pemkab Oi dan kepada masyarakat Oi jika dirinya ada salah selama menjabat.

Disinggung pencopotannya sebagai Sekda Oi karena rencana pencalonannya sebagai bupati Oi dan dianggap tidak fokus dalam bekerja, pria yang merupakan suami dari kakak Bupati Oi Mawardi Yahya ini mengaku jika selama dirinya menjabat sebagai Sekda Oi selalu bekerja secara maksimal dan tidak pernah meninggalkan pekerjaan sekali pun.

“Coba kalian lihat saja saya selalu datang tiap pagi dan pulang pun terkadang saya selalu lewat jam kerja, jadi saya anggap saya tidak pernah menelantarkan pekerjaan sebagai abdi negara,”tukas Sobli yang sudah 3 tahun menjabat sebagai Sekda Oi juni 2015 nanti.

Kekosongan Sekda Oi diisi oleh Herman selaku Plt yang merangkap sebagai Assisten II Oi, Herman sebelumnya menjabat sebagai Kepala Inspektorat Oi, sedangkan pengganti Herman diisi oleh Wilson Effendi yang sebelumnya menjabat Assisten II. Sedangkan 2 pejabat lainnya yakni Mutarsyah selaku Kepala Dishub Oi bertukar posisi dengan Dicky Syailendra yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala BPMPD Oi, sedangkan Sobli saat ini menjabat sebagai Staf Ahli Sekretariat Daerah Oi.(yuh)




Tinggalkan Balasan