Ogan Ilir Merupakan Kabupaten Penyangga Ibukota Sumsel

Indra Laya,Surya Post

Dari hasil penghitungan suara sementara hitung cepat atau Quick Count,Pemilihan Bupati dan wakil Bupati Ogan Ilir, nomor 01 pasangan Panca Wijaya Akbar sementara masih unggul perolehan suara dari paslon nomor 02. “Alhamdulillah. Memang doa orang tua selalu mendokan anaknya yang terbaik. Alhamdulillah, Allah Swt mendengar doa kami. Mudah-mudahan apa yang diberikan ini amanah, dan semua masyarakat merasakan apa yang akan dipimpin anak kita,” ujar Fauziah pada saat di selah-selah penghitungan suara memberi ucapan pada anaknya Panca Wijaya Akbar.Panca Wijaya Akbar adalah merupakan anak dari mantan Bupati Ogan Ilir  H Mawardi Yahya, yang menjabat selama dua priode,sekarang menjabat sebagai Wakil Gubernur Sumsel.

“Kami sebagai ibu, melihat orang banyak sudah senang dan sudah tanda-tanda akan menang karena sudah simpati,” katanya terharu.Fauziah mengungkapkan, dari hasil hitung sementara ini adalah jumlah suara yang memecahkan rekor selama dirinya mengikuti pilkada di Ogan Ilir.“Mungkin jumlah suara ini pemecahan rekor dari quick count, selama pemilihan Bupati Ogan Ilir, ini yang paling banyak. Alhamdulillah masyarakat Ogan Ilir cinta kepada keluarga kami,” ungkapnya.Hingga Rabu sore sekitar pukul 16.00 WIB, paslon Panca-Ardani unggul dengan perolehan suara terbanyak sementara dibanding dengan paslon petahana Ilyas-Endang.“Harapan kami, kita sebagai orang tua, Panca bisa memberikan apa yang sudah dijanjikan,” tambahnya.

Dia menambahkan, beberapa tahun ini merupakan tahun sulit untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap keluarga besarnya.“Sepengetahuan kita semenjak beberapa tahun ini memang berat untuk mengembalikan seperti semula. Jadi mudah-mudahan, bukan untuk anak kita, tetapi semua masyarakat. Untuk membenahi yang selama ini mungkin dianggap masyarakat belum baik,” tutupnya.Sementara itu, H Mawardi Yahya,sebagai  Ayah kandung Panca Wijaya Akbar,mengatakan, diharapkan pada masyarakat Ogan Ilir dapat memberi support-nya, tidak hanya saat memilih tetapi terus menjaga Panca.“Saya di demokrasi hampir 20 tahun lebih, saya akan memberikan rambu-rambu mungkin yang tidak harus dilakukan dan termasuk trik-trik lainnya dalam pembangunan, karena Ogan Ilir merupakan kabupaten penyangga ibukota Sumsel,” katanya.Selain itu juga  ketua pemenang Panca-Ardani Ovi, dalam menyukseskan pilkada tersebut adalah berjuang bersama-sama, bersilaturahmi selama lebih kurang lima bulan.“Alhamdulillah, berkat kerja keras tim dan simpatisan serta relawan, hari ini memang terbukti bahawa memang benar-benar kita bekerja. Masyarakat Ogan Ilir menginginkan suatu yang berubah agar Ogan Ilir bangkit kembali,” kata Ovi.(Red-Sp)