Kadisperbuntan OI: Petani Harus Kreatif

Ogan Ilir, Surya Post.

Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir (OI) melalui Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan (Disperbuntan) mengaku menemui banyak kendala dalam menerapkan program nasional Upaya Khsusus ( Upsus ) swasembada pangan padi yang di canangkan Presiden RI Joko widodo.

Hal ini di ungkapkan Kepala Disperkebunan dan kehutanan OI, Nurman SP saat ditemui di ruang kerja nya, Jum’at sore ( 8/5)

” Kita akui dalam upaya khusus meningkatkan swasembada pangan Padi, Jagung dan kedelai tahun 2015 alami beberapa kendala. Seperti karakteristik petani Ogan Ilir yang enggan melakukan cocok tanam dua kali lantaran takut beresiko gagal panen” bebernya.

Selain itu, saat ini faktor debit air yang masih dalam sehingga membuat jadwal tanam mengalami kemunduran yang awalnya direncanakan bulan Maret harus mundur di bulan Mei. Serta untuk tanam ke dua di saat bulan September.

program nasional swasembada pangan nasional ditahun pertama ini terbilang sangat berat lantaran tahun perencanaan penanaman terbilang sangat singkat.

“Secara maksimal upsus swasembada pangan tetap akan dijalankan, kalaupun tidak beehasil tahun ini ya tahun depan mudah-mudahan berhasil”

Masih kata dia, petani hendak nya berinovasi dalam meningkatkan kuantitas dan kualitas hasil panen,  Jangan hanya berdiam diri dan masih menggunakan metode konvensional dalam bercocok tanam. Pungkasnya. (yuh)




Tinggalkan Balasan