Palembang Disuntik Rp 35 Miliar Untuk Rencana Kota Percontohan

Palembang, Surya Post.

Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang akan kembali mendapat gelontoran dana dari Kementrian Pekerjaan Umum (PU) dan Perumahan Rakyat (KemenPU-PR).

Pengucuran dana tersebut ditujukan dengan maksud agar rencana Kota Palembang merupakan salah satu Kota Percontohan Pengentasan Kawasan Kumuh berjalan dengan baik.

Kepala Bidang Perumahan Kementerian PU Cipta Karya Kota Palembang Albert Meidianto kemarin. Menurutnya, dana Rp 35 miliar itu akan digunakan membangun infrastruktur kawasan kumuh terutama di Tepian Sungai Musi. Dana digelontorkan pada bulan Juli ini.”

“Sekitar bulan Juli, dana reguler untuk pengentasan kawasan kumuh tersebut, mulai dikucurkan kembali,” ujarnya.Albert mengatakan, dana bantuan pusat tersebut, akan diprioritaskan pada enam Kecamatan pinggiran musi seperti Kertapati, Plaju, Ilir Barat (IB) II, Ilir Timur I, Gandus Seberang Ulu I dan II.

“Nantinya, pada beberapa kawasan tersebut, akan dibangun prasarana dasar seperti Jalan Setapak, Jalan Jerambah beton penghubung, IPAL Komunal dan prasarana lain yang dibutuhkan masyarakat,” jelasnya Selasa (26/5).

Selain Kota Palembang, dana yang berasal dari dana hibah Bank Dunia, kepada Pemerintah Indonesia untuk dikucurkan di beberapa daerah lain seperti, Tangerang, Semarang, Banjarmasin, Yogyakarta, Malang, Makassar, Surabaya, dan Pekalongan.”Masing-masing daerah yang menjadi kota percontohan, akan mendapatkan dana bergulir hingga tiga tahun ke depan. Dana hibah dari bank dunia dan program Nusst II sebesar 4,5 USD. Untuk Kota Palembang sendiri, diperkirakan secara total tahun ini, sudah mendapat kucuran sebesar Rp50 miliar,” bebernya.

Seperti diketahui, Kota Palembang menjadi salah satu dari sembilan kota sebagai proyek percontohan penanganan pemukiman kumuh periode 2015-2019. Khusus di Kota Palembang tahun ini difokuskan pada kawasan tepian sungai musi di Seberang Ulu (SU) Seperti di kawasan 3-4 Ulu, 5 Ulu maupun 7 Ulu. 

“Untuk sementara itu yang saya ketahui dan saat sedang menyiapkan plan kerja dan detail enginering design (DED),” katanya.Albert menambahkan, program perbaikan rumah atau bedah rumah juga telah menjadi kegiatan tahunan yang dilaksanakan. Pada tahun ini sebanyak 1.000 unit rumah telah diperbaiki dan tahun berikutnya juga akan dilaksanakan program serupa.Kota Palembang dikatakan menjadi daerah percontohan nasional program “zero slum” atau tanpa kawasan kumuh. Pemerintah pusat menunjuk sembilan kabupaten dan Kota percontohan ini untuk dapat menginspirasi kota lainnya di seluruh Indonesia.(jn/net)




Tinggalkan Balasan