Pasar 16 Ilir Akan Disulap PT GTP Seperti Mall

Palembang, Surya Post.

Sempat tertunda karena alasan pelaksanaan event Islamic Solidarity Games (ISG), Kerjasama Operasional (KSO) untuk pengelolaan Pasar 16 Ilir, akan kembali dilajutkan PT Gandha Tahta Prima (GTP).

Tidak hanya mengambil pengelolaannya, PT GTP yang saat ini dipercaya mengelola dermaga point di Benteng Kuto Besak (BKB) yang saat ini menjadi Ampera Convention Center (ACC), juga akan merenovasi pasar, yang sebelumnya dikelola PT Prabu Makmur tersebut.

Pimpinan PT GTP Febriansyah mengungkapkan, Kamis (7/5), rencana renovasi akan dilakukan pihaknya setelah, KSO atau kerjasama pembiayaan dengan sistem Build Operate And Transfer (BOT) secara resmi disetujui kembali oleh Pemerintah kota (Pemkot) Palembang.

“Jika memang kerjasama sudah OK, pasar akan langsung kita renovasi,” ujarnya seperti dikutip rmol.

Seperti yang kita ketahui, ungkap Febri, Pasar 16 Ilir yang terkesan kurang terawat di hampir setiap fisik bangunan, akan “disulap” seperti mall. Namun tidak merubah konsep pasar sebelumnya.

“Pasar akan kita renovasi total. Kita ingin memberikan kenyaman pada pasar, layaknya senyaman mall,” ulasnya.

Febri menerangkan, renovasi akan dilakukan secara menyeluruh, bahkan pasar akan dilengkapi dengan fasilitas lift dan tangga eksavator.

“Fasilitas lift dan eksavator sengaja kita siapkan, agar pengunjung merasa nyaman dan Pasar 16 sebagai salah satu icon Palembang tidak akan terlihat kumuh,” ucapnya.

Dalam KSO yang diajukan, beber Febri, ada tiga tahapan yang perlu di lakukan renovasi pasar yang berada di pinggiran sungai Musi tersebut. mulai dari lantai paling atas hingga lantai bawah tanah (basement) yang kerap banjir pada saat musim hujan datang, akan diperbaiki secara menyeluruh.

2.275 kios tidak akan dirubah ukuran dan bentuknya. Hanya saja, pihaknya akan lebih menitik beratkan perbaikan di lantai 4 hingga lantai 5 bangunan Pasar 16 tersebut. Karena, kondisi di lantai tersebut, harus diperbaiki full sampai dengan perbaikan atap pada lantai 5.

“Untuk pertama, kita akan fokus perbaikan pada bagian atas. Karena di bagian plafon dan dinding untuk menghalangi hujan rusak parah,” jelasnya.

Selain renovasi fisik bangunan, PT GTP juga akan melakukan instalasi ulang listrik secara menyeluruh dari setiap lantai, guna menghindari arus pendek yang dapat menyebabkan kebakaran.

“Pasar ini kan sudah 20 tahun tidak tersentuh perbaikan. Untuk itu, selain kenyamanan, keamanan juga akan kita berikan untuk pedagang dan pengunjung,” katanya.

Dengan kondisi pasar yang nyaman. Febri menyakini jika KSO yang akan dilakukan selama 20 tahun kedepan dengan Pemkot Palembang, Pasar tersebut akan memberikan hasil maksimal bagi kedua belah pihak, dan pedagang akan lebih diuntungkan.

“Kita tidak hanya mengambil keuntungan, kita juga ingin memberikan pendapatan untuk kas daerah,” ulasnya.

Febri juga meyakini pedagang, jika sistem KSO atau yang biasa dikenal BOT, tidak akan merugikan pedagang. Bahkan, pedagang tetap bisa berdagang selama renovasi. Selain itu, untuk harga, pihaknya yakin, harga sewa kios akan lebih murah dari harga sekarang. Karena, pengelolaannya akan full langsung dibawah manajemen PT GTP.

“Yang selama ini membuat mahal kan, karena ada keterlibatan calo. Setelah dikelola PT GTP, tidak akan ada calo yang akan menaikkan harga sewa kios,” imbuhnya.

Febri juga menjamin, dalam pengelolaan PT GTP, pengerjaan sendiri hingga habis KSO sebagai jaminan perawatan gedung, dan pihaknya akan mengelontorkan dana Rp 25 miliar untuk KSO Pasar 16 Ilir.

“Selama 20 tahun, kondisi pasar akan tetap terawat. Dan kita jamin, Pasar 16 Ilir akan menjadi salah satu sumber PAD,” tandasnya.(jn/net)




Tinggalkan Balasan