Pembangunan Tapak Tower Sutet Memakan Korban Jiwa

Muara Enim,Surya post

Sahlan (45) warga desa Segamit kecamatan  Semende Darat Ulu (SDU) Kabupaten Muara Enim.Telah mengalmi musiba yakni ditimpah oleh cabang pohon kayu yang ia tebang dengan alatn penebang kayu mesin Chain Saw, Sahlan melakukan penebangan kayu tersebut di daerah lahan yang akan dibangun, instalasi jaringan listrik (Jalur Sutet) milik PLN dari PLTPB PT.Supreme Energi Rantau Dedap.Pada saat terjadi peristiwa tersebut pihak Pengawas dari Babinsa, kepolisian dan perusahaan ada di lokasi.Hal ini diungkapkan temn sama-sama bekerja MW.Selain itu dikatakan NW

“Pada saat itu korban  sedang menebang pohon memakai mesin pemotong kayu Chain Saw. Tiba tiba ada dahan pohon menimpa kepala almarhum (Korban) tepat di ubun ubun. Sontak saja korban (Sahlan 45) tidak sadarkan diri kritis mengalami gegar otak” ujar NW. Namun sebelumnya “Almarhum sudah di beri peringatan, ketika sedang menebang ada dahan pohon yang patah segera menimpanya. Mungkin karena bising tidak terdengar ia tidak menghiraukan nya” imbuh NW.

Kepala Desa Segamit Sinwani,menanggapi peritiwa tersebut saat dikonformasi wartawan Setempat,ia membenarkan ada kejadian tersebut. Bahkan ia ikut mengantar korban(Sahlan) ke RSUD Lahat untuk mendapatkan pertolongan medis. dan karena menurutnya pelayanan medis di RSUD Lahat kurang baik dirinya beserta keluarga kerabat korban memindahkan perawatan ke RSUD HM.Rabain hingga pukul 22:00 wib Sabtu malam (21/3/2020) nyawa almarhum tak dapat tertolong dan meninggal dunia.

Selain itu menurut Kades “disekujur tubuh korban kepala leher dan bahu membiru. Diduga korban mengalami luka dalam” ujarnya.Lain lagi atas tanggapan Humas PT SERD Goeril Tan saat di konfirmasi, menyatakan bahwa almarhum Sahlan bukan menjadi tanggung jawab perusahaannya karena korban bekerja di bawah naungan PLN.”Menurut info bahwa ybs adalah pegawai kontraktor yang bekerja untuk membuat tapak sutet PLN. artinya merupakan kontraktor PLN. Kebijakan tanggungjawab berada pada PLN” Ujar Goeril TanKepolisian Polsek Semende melalui Kapolsek AKP.Fery Yanto saat di konfirmasi oleh awak media minggu (22/3) melalui ponselnya belum menjawaban. (Aw/Sp)