Pemilik Cafe Di OKI  Malam Tahun Baru Tidak Membuka Usaha Agar Tidak Ada Masyarakat Berkerumun

Foto : Net

Kayuagung,Surya Post

Sepanjang tahun 2020 Kepolisian Resort (Polres) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI),telah berhasil  mengungkap sebanyak 877 kasus kejahatan. Kasus-kasus tersebut antaral lain ialah,Kasus Narkoba dan Pencurian dengan Pemberatan (Curat) tertinggi untuk tahun ini.Hal ini diungkapkan oleh Kapolres OKI AKBP Alamsyah Pelupesy SH SIk MSi, bahwa  dari ratusan tindak kejahatann di kabupaten OKI tahun tahun 2020 ini, ususnya kasus narkoba boleh dibilangkan sangat tinggi,dengan jumlah 140 kasus.Sedangkan  untuk barang buktinya paling banyak sabu-sabu seberat 2.017.351 Gram, dan kasus 3C, pencurian dengan pemberatan (Curat), pencurian dengan kekerasan (Curas) dan pencurian kendaraan bermotor (Curanmor), kasus Curat yang tertinggi. Yakni berjumlah 96 kasus,

“Kasus tahun ini ada sebanyak 877 kasus dan sebanyak 589 kasus telah proses penyelesaian dan sisa kasus tindak pidana yang lain masih berjalan,” kata Kapolres OKI melalui rilis akhir tahun 2020).Alamsyah menjelaskan, di antara ratusan tidak kriminal yang diungkap, terdapat sejumlah kasus kejahatan yang menonjol. Antara lain kasus bandar narkoba dimana pelakunya Rino (34), warga Desa Ulak Jermun

Kecamatan SP Padang Kabupaten OKI tewas setelah dilakukan tindakan tegas dan terukur, pada 21 Desember lalu. Dengan barang bukti sabu-sabu seberat 243.46 gram dan 101.58 gram berserta barang bukti senpira dua pucuk dan 8 amunisi.Lalu, kasus pelemparan batu di jalan tol Kayuagung-Palembang, berhasil mengamankan 8 pelakunya yang masih anak-anak dengan motif iseng. Itu pada 30 November lalu. Dimana kasus tersebut viral di media sosial.

Lanjutnya, untuk kasus kecelakaan lalu-lintas (Lakalantas) di tahun 2020 ini menurun sebesar 9,2 persen dibandingkan tahun 2019 lalu. Untuk jumlah kasus lakalantas tahun 2020 tercatat 59 kasus dengan jumlah korban meninggal dunia sebanyak 43 orang sedangkan di tahun 2019 jumlah lakalantas tercatat 65 kasus dengan jumlah meninggal dunia sebanyak 50 orang.“Kasus lakalantas tahun ini menurun sebesar 9,2 persen dibandingkan tahun 2019,” ungkapnya.Kapolres menghimbau kepada masyarakat agar tidak merayakan tahun baru dengan keluar rumah dimasa pandemi Covid-19. Selain itu juga untuk pemilik cafe-cafe dimalam tahun baru tidak membuka usahanya agar tidak ada masyarakat yang berkerumun guna pencegahan Covid-19. Apabila masih ada yang membuka usahanya, maka penanggung jawabnya akan ditindak tegas. (Sp)