Pemkab Muba Akan Mengoprasikan Bandara Pangeran Abdul Hamid Sekayu

Sekayu,Surya Post

Nampaknya sekarang ini untuk mengimbangi pada erah kemajuan zaman dibidang pembangunan,beberapa daerah dalam wilayah provinsi Sumsel telah berkeinginan membangun Bendara/lapangan terbang.Walaupun nantinya bendara tersebut akan menjadi semak belukar,karena sudah tidak dimanpaatkan lagi oleh lalulintas penumpang.Kabupaten Musi Banyuasin kalau jadi pengembangan lapangan Udara Abdul Hamid,ini dalah yang ketiga kalinya membangun lapangan udara.

Pertama Lapangan Udara di Bangun di desa Mangunjaya Km2 arah daesa Keban,yang kedua membangun lapangan udara Abdul Hamid berang sekayu.Kedua lapangan ini berahir dengan semak belukar.Muda-mudahan saja atas usaha dan perperjuangan Bupati Dodi Reza Alex,kali ini lapangan udara Abdul Hamid akan dapat berpungsi sebagaimana diharapkan.

Sekarang ini Kabupaten Musi Banyuasin akan membuka dan membangun kembali terhadap Bendara/lapangan Udara Abdul Hamid Seberang sekayu,yang sekarang  sudah menjadi semak beluka,setelah memperoleh register bandar udara (bandara) dari Kementerian Perhubungan.Dalam hal ini Bupati Musi Banyuasin (Muba) Dodi Reza Alex akan bergerak cepat,dia akan  menggandeng perusahaan penerbangan swasta nasional Lion Air Grup.Untuk mempercepat target operasional bandara yang terletak di ibu kota Kabupaten Muba tersebut, Bupati Dodi Reza Alex menggelar rapat pengembangan dan pemanfaatan bandara Pangeran Abdul Hamid Managing Director Lion Air Group Daniel Putut didampingi Aviation Adviser Budi Sentosa di Kantor Lion Operation Center (LOC) – CGK & HLP Tangerang, Banten.Menurut bupati Muba realisasi operasional bandara Pangeran Abdul Hamid Sekayu akan menjadi bagian membuka pintu masuk selebar-lebarnya untuk mendatangkan investor.

Dengan fasilitas yang dimiliki bandara Pangeran Abdul Hamid Sekayu tentu percepatan pembangunan infrastruktur dan SDM Muba nantinya akan lebih baik lagi,” ujarnya.Bupati Muba menjelaskan, operasional bandara Pangeran Abdul Hamid Sekayu nantinya meliputi penerbangan komersil, air charter, flying school atau sekolah penerbangan, dan maintenance pesawat.Sementara itu Managing Director Lion Air Group Daniel Putut mengatakan, “Setelah pertemuan ini kami akan mengirimkan staf untuk turut andil percepatan operasional dan optimalisasi Bandara Abdul Hamid Sekayu. Kerjasama ini akan kami jajaki dengan baik bersama Pemkab Muba.”Menurut Daniel Putut, Lion Group kagum dengan fasilitas dan infrastruktur yang dimiliki bandara Pangeran Abdul Hamid Sekayu. “Terlebih rencana pengembangan bandara yang diinginkan Pak Bupati nantinya kami yakini akan sangat terjangkau dan berkualitas,” ujarnya, kemarin

Kepala Dinas Perhubungan Muba Pathi Riduan yang mendampingi Bupati Muba menjelaskan, infrastruktur yang dimiliki bandara Pangeran Abdul Hamid Sekayu panjang runway 1.200 x 23 meter dengan luas area bandara 20 hektar, memiliki ruang terminal, hanggar, apron dan perlengkapan mobil PPK.“Fasilitas ini akan terus dikembangkan sesuai dengan visi Bupati Muba Dodi Reza dan harapan warga masyarakat Muba. Bandara ini akan menjadi tempat sekolah penerbangan di Sumatera Selatan dan siap membuka diri kerjasama dengan siapapun yang berminat untuk memanfaatkan fasilitas bandara baik untuk sekolah penerbangan,” katanya.Pada Agustus lalu, Bupati Muba Dodi Reza Alex telah melakukan uji coba langsung take off dan landing di bandara Pangeran Abdul Hamid Sekayu dengan membawa pesawat jenis BN2T/PKT. (Red)