Pemprov Riau Belum Izinkan KBM Tatap Muka pada Awal Semester Genap

Pekanbaru,Surya Post

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Dinas Pendidikan belum memberikan izin kepada sekolah untuk memulai kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka pada semester genap tahun ajaran 2020/2021. Hal ini sesuai dengan anjuran dari Pemprov dan Satgas Penanganan Covid-19 Riau. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau Zul Ikram mengatakan, sesuai hasil rapat bersama Wakil Gubernur dan tim Satgas Penanganan Covid-19 pada akhir Desember 2020, sekolah tatap muka yang awalnya dimulai pada semester genap 2021, terpaksa diundur. “Sekolah tatap muka belum diizinkan tim Satgas Penanganan Covid-19 dan arahan Wagub (Wakil Gubernur). Setelah libur Natal dan Tahun Baru dilihat dulu fluktuasi penyebaran Covid-19, baru nanti direkomendasikan,” ujar Zul dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Minggu (3/1/2020).

“Awalnya memang di awal tahun ajaran semester genap, tapi tidak jadi atau ditunda belajar tatap muka,” lanjut dia.Zul menjelaskan, dari hasil pertemuan dengan tim Satgas Penanganan Covid-19 Dinas Kesehatan dan ahli epidemologi, pelaksanaan sekolah tatap muka disarankan dilaksanakan setelah libur Natal dan Tahun Baru, setelah 14 hari, mulai terhitung setelah Tahun Baru 2021. “Kalau kemarin dari Wagub menyarankan dua minggu setelah Natal dan Tahun Baru. Tapi, kemungkinan lihat perkembangan bisa jadi tambah sampai satu bulan. Ini kan untuk mencegah agar tidak terjadi penularan covid-19,” kata Zul. Sementara itu, ada sekolah yang mengirimkan surat kepada siswa untuk ditandatangani oleh orangtua, agar siswa diperbolehkan mengikuti KBM tatap muka pada awal semester genap atau mulai 4 Januari, dan siswa tidak menggunakan seragam sekolah.

“Yang jelas kami belum izinkan sekolah tatap muka. Tapi, kalau untuk daftar periksa secara online boleh, ada daftar periksa di halaman dapodik. Dan salah satunya persetujuan dari orangtua,” kata Zul. “Persoalan boleh atau tidak bolehnya, kan bisa disampaikan melalui website sekolah.  Tapi, kalau ada kendala bisa saja ke sekolah. Mengisi yang kurang jelas bisa di sekolah. Kami belum ada rekomendasi sekolah tatap muka, dan sekolah mulai tanggal 4 Januari masih dirumus dengan konsep sekolah daring,” tambah Zul.(Kompas.com)