Penetapan Pada  Lokasi jalan Tol Persiapan Pembebasan Tanah

Musi Rawas,Surya Post

Untuk pembangunan ruas tol sepanjang 37 Km dalam diwilayah Kabupaten Mura, diperkirakan sekitar 400 hektar. Belum lagi ditambah dengan exit tol maka total panjang sekitar 40 km berada di Desa Kebur, Kecamatan Tiang Pumpung Kepungut (TPK).Hal itu dikatakan Pimpinan Proyek  jalan Tol asan Turcahyo PT Hutama Karya (HK) Sumsel, yang didampingi pihak pengadaan tanah jalan tol Muara Enim-Lubuklinggau, Rasiman, usai audensi dengan Bupati Kabupaten Mura, H Hendra Gunawan. Audensi berlangsung diruang kerja Bupati, Senin (8/2).“Ini kan pertemuan menyerahkan keputusan Gubernur tentang pendelegasian wewenang penerbitan penetapan lokasi,” kata Hasan Turcahyo.Menurutnya, penetapan pada  lokasi adalah proses persiapan pembebasan tanah,setelah itu baru ada permohonan dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk melaksanakan pembebasan lahan di lokasi trase jalan tol itu. “Kalau tahun ini bisa bebas, berarti tahun depan bisa konstruksi,” ungkapnya.

Selain itu ia menambahkan pembebasan lahan atau tanah ada urutannya menurut undang-undang,sedangkan untuk saat ini baru akan dilakukan persiapan untuk pembebasan lahan tol diwilayah Kabupaten Mura. “Perencanaan sudah. Ini baru akan persiapan. Nanti hektarnya ada panitia persiapan,” bebernya.Lebih lanjut, nantinya dalam hal pelaksanaan pembebasan lahan dilakukan oleh BPN. “Dua bulan sampai tiga bulan baru masuk di pelaksanaan dengan BPN. Kalau sudah dengan BPN, itu lamanya di inventarisasi. Pada saat pelaksanaan dengan BPN, baru ketahuan masalahnya,” kata dia.Sementara itu terkait dengan adanya pengajuan tambahan exit tol untuk di kabupaten Mura, pihaknya mengaku jika hal tersebut boleh-boleh saja. “Mengajukan boleh-boleh saja. Tapi kan perlu uji kelayakan dan sebagainya di pusat. Bupatinya nulis surat dulu ke kementerian PU,” pungkasnya. (Sp)