Penjahat Kambuhan Tewas Saat Hendak Divisum di Rumkit

 

Baturaja, OKU, Suryapost.co – Penjahat kambuhan (residivis) bernama Edi Susanto bin Rml (32) dengan modus operandi pecah kaca mobil dan selama hampir empat tahun jadi burunon (DPO), Pada Ahad ( 04/07/21) tewas di tangan Team Resmob Singa Ogan Polres OKU.

Residivis Edi Susanto tewas saat sampai di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ibnu Sutowo Baturàja ketika hendak dilakukan penanganan medis pada kakinya setelah sebelumnya terjadi baku tembak dengan Team Resmob Singa Ogan Polres OKU.

Kepala Kepolisian Resort Ogan Komering Ulu (Kapolres OKU) AKBP Arif Hidayat Ritonga, SIK, MH melalui Kepala Seksi (Kasi) Polres OKU AKP Mardi Nursal kepada wartawan, Senin petang (05/07/2021) sekira pukul 14.33 WIB, mengatakan pada saat dilakukan penggrebekan dan penangkapan terhadap pelaku melakukan perlawanan dengan mengeluarkan senjata api rakitan (Senpira) menyerang petugas Team Resmob dan berusaha kabur.

“Karena membahayakan petugas dan untuk melindungi diri maka Team Resmob melakukan tindakan tegas terukur dengan membalas tembakan pelaku dan mengenai kaki pelaku. Kemudian Team Resmob Polres OKU mengamankan dan membawa pelaku ke rumah sakit, pada saat sampai di RSUD Ibnu Sutowo dan dilakukan penanganan medis kondisi pelaku tidak tertolong dan meninggal dunia,” jelas Kasi Humas Polres OKU AKP Mardi Nursal.

Sebelum pelaku tewas, pada hari Ahad tersebut, lebih dahulu Team Resmob Singa Ogan Polres OKU melakukan penyelidikan dan dari hasil penyelidikan akhirnya diketahui pelaku sedang berada di salah satu rumah di Desa Batu Kuning Kecamatan Baturaja Barat Kabupaten OKU, selanjutnya dilakukan penggrebekan namun saat akan dilakukan penangkapan, pelaku melakukan perlawanan dengan mengeluarkan Senpira.

“Tersangka yang merupakan residivis (sering masuk-keluar penjara, Red) dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) telah berulangkali melakukan berbagai macam tindak pidana,” urai Mardi Nursal menjelaskan.

Menurut catatan Polres OKU, dalam rentang waktu 2017 – 2021 atau tiga tahun lebih pelaku kejahatan Edi Susanto yang merupakan warga Dusun IV Desa Banuayu Kecamatan Lubuk Batang Kabupaten OKU itu telah berulangkali melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan menggunakan senjata api (Senpi) dan penganiayaan merupakan penjahat kambuhan (residivis) dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Diantaranya, pada tahun 2017 pelaku melakukan pencurian dengan pemberatan (Curat) dengan modus pecah kaca di Air Gading Kecamatan Baturaja Barat dengan kerugian korban Rp.250 Juta, begitu pula pada tahun yang sama (2017) Pelaku Edi Susanto melakukan tindak pidana penganiayaan dengan modus melakukan penusukan sejumlah 9 tusukan di Desa Banuayu Kecamatan Lubuk Batang Kabupaten OKU, Agustus 2020 Pelaku Edi Susanto melakukan pencurian dengan modus membongkar rumah dan mengambil 1 unit HP Merk Vivo di Sukajadi Kecamatan Baturaja Timur Kabupaten OKU, pada Desember 2020 melakukan pencurian dengan pemberatan dengan modus pecah kaca dan gembos ban mobil di Daerah Sentosa Kecamatan Baturaja Timur Kabupaten OKU dengan kerugian korban Rp.115 Juta, masih Desember 2020 Pelaku Edi Susanto melakukan pencurian dengan pemberatan dengan modus pecah kaca mobil di Daerah Sukaraya Kecamatan Baturaja Timur Kabupaten OKU dengan kerugian korban Rp.1,5 Juta dan dalam bulan April 2021 Pelaku Edi Susanto melakukan penganiayaan dengan modus penusukan mengakibatkan korban luka-luka pada organ vital paru-paru di Desa Banuayu Kecamatan Lubuk Batang Kabupaten OKU.

Sejumlah barang bukti (BB) berhasil diamankan Team Resmob Singa Ogan Polres OKU, masing-masing berupa 1 pucuk Senpira jenis Revolver warna silver, 2 butir peluru, 2 selongsong peluru di dalam silinder Senpira dan 1 HP Vivo Y12 warna merah maron.

Dari bermacam tindak kejahatan yang dilakukan Pelaku Residivis Edi Susanto, ada sejumlah 6 laporan korban kepada pihak kepolisian sektor (Polsek) Lubuk Batang, Polsek Baturaja Timur dan SPK OKU.
(Armin Pani)