Penyutiran dan Pelipatan Surat Suara Pilkada Mura Selesai dalam 3 Hari

Musirawas,Surya Post

Dalam persiapan pada pelaksanaan Pemiluhan Umum pada Desember 2020 mendatang,Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Musirawas telah menargetkan dalam pelipatan dan penyortir terhadap surat suara yang akan digunakan pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Musirawas 2020 akan selesai dalam tiga hari. Hal ini dikatakan oleh Ketua KPU Kabupaten Musirawas Anasta Tias,bahwa dalam kesiapan pihaknya telah dimulai melakukan  pelipatan dan sortir surat suara telah dilaksanakan Rabu (25/11/2020) dan ditargetkan selesai Jumat (27/11/2020) dini hari.”Insha Allah, pelipatan surat suara ini akan selesai dalam tiga hari,” kata Anasta Tias kepada wartawan di Lubuk Linggau.

Selain itu juga dia katakan untuk proses pelipatan dan sortir surat suara ini dilakukan secara swakelola dengan melibatkan pekerja pelipat SDM internal di KPU dan keluarganya yang sebagian berasal dari masyarakat sekitar.Menyangkut tenaga pelipatan surat suara,saat ini  ber-jumlah sebanyak 40 orang dan pada hari kedua bertamba menjadi 48 orang.”Satu orang melipat satu box surat suara per hari. Dimana satu box berisi 2000 lembar surat suara. Adapun jumlah surat suara yang akan dilipat sebanyak 147 box atau jumlah total sebanyak 291.264 lembar. Untuk melipat surat suara ini, pekerja pelipat mendapatkan upah Rp70 per lembar,” kata Anasta Tias. Salah seorang pekerja pelipat surat suara, ica warga Kelurahan Pasar Muara Beliti Kecamatan Muara Beliti Kabupaten Musirawas saat diwawancarai Sripoku.com mengaku senang dapat pekerjaan melipat surat suara.

Menurutnya, hasil yang didapat cukup lumayan. Karena dalam satu hari dia melipat 2000 lembar surat suara dan mendapatkan upah Rp140 ribu per hari.Jumlah itu lumayan besar dibandingkan hasil yang diperoleh dari aktifitas kesehariannya buka warung dalam kondisi pelanggan sepi seperti saat ini.”Lumayan, satu lembar upahnya Rp70. Sedangkan dalam satu hari, mulai dari pukul 08.00 – 15.00, bisa melipat 2000 lembar surat suara. Totalnya dapat Rp140 ribu sehari. Kalau dikalikan tiga hari, yah cukup lumayan,” katanya.Dia pun terlihat tidak canggung melipat surat suara. Tangannya dengan lincah beralih dari lembar demi lembaran surat suara untuk dilipat.”Kalau saya sudah sering melipat surat suara, ini sudah yang ketiga kalinya. Sebelum ini, waktu Pilgub, Pilpres dan Pileg juga ikut melipat surat suara. Jadi udah biasa, nggak canggug lagi. Malah ini lebih mudah lagi karena surat suaranya lebih kecil dibandingkan surat suara Pileg yang lebih lebar,” katanya.(Red)