PHRI Untuk Majukan Pariwisata Dan Peningkatkan PAD Kota Pagaralam

Pagaralam,Surya Post

Sekarang ini pihak Pemerintah Kota Pagaralam, saat ini masih menuggu ide dan trobosan yang nyata,untuk maksimalkan kemajuan parawisata sekaligus menjadi vioner kemampuan dunia usaha.Terutama terhadap usaha perhotelan/penginapan,usaha home stay yang terbesar di kota Pagaralam, termasuk yang belum mempunyai izin dari pemerintah agar mengurus perizinannya guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah.Hal ini diungkakan oleh Walikota Pagaralam  Alpian Maskoni,SH seusai mengdakan audensi dengan Ketua BPC PHRI Heri Santoso melalui Wakil Ketua Persatuan Hotel & Restoran Indonesia Pagaralam (PHRI Pagaralam).

Selain itu diungkapkan oleh Alpian dengan terbentuknya Persatuan Hotel dan Restoran Indpnesia (PHRI) di pagaralam,karena itu kita masih menunggu ide yang sifatnya dapat memajukan terutama dibidang pariwisata.

Audensi tersebut berlangsung di Ruang Rapat Besemah 3 Sedako memyampaikan, saat ini setelah dilakukan cek & ricek di lapangan, hampir 90 persen usaha penginapan  home stay di Pagaralam saat ini belum memiliki izin. Berbeda dengan hotel dan restoran yang 70 persennya sudah memiliki izin.Dengan hadirnya PHRI ini juga merupakan tugas untuk menjembatani pemerintah untuk mengajak para pelaku usaha baik di bidang perhotelan  , home stay bahkan restoran untuk tertib adminstrasi.Salah satunya yakni soal perizinannya agar tak menyalahi aturan dalam operasi tersebut. Anggota PHRI menjadi syarat dalam pembuatan izin tersebut, sehingga nantinya upaya dalam menjembatani ke pemerintah,” tegasnya, Kamis (19/11/2020).Sementara Alpian Maskoni SH, Walikota Pagaralam mengatakan, bahwa jika home stay maupun usaha lainnya tidak memiliki izin sudah jelas akan ada dampaknya. ”Yang pasti, saat ini pembuatan izin tersebut belum berjalan secara maksimal. Saya berharap melalui PHRI dapat menfasilitasi hal ini. Jika ada kendala nanti dalam pengurusannya sampaikan langsung ke saya,” tegas Wako Alpian.(Red)