Polisi Bakal Gelar Perkara Kasus Pesta Raffi Ahmad

Jakarta,Surya Post

Meski Polda Metro Jaya mengatakan dalam acara ulang tahun ayah Sean Gelael, Ricardo Gelael yang dihadiri presenter kondang Raffi Ahmad tak memenuhi unsur pidana pada Pasal 93 UU 6 tahun 2018 tentang karantina kesehatan, polisi tetap akan gelar perkara menentukan status kasus tersebut.”Ini memang persangkaannya masih belum ditemukan, tapi akan kami gelarkan (gelar perkara) nanti,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus kepada wartawan, Senin 18 Januari 2021.Dia menjelaskan, gelar perkara tersebut tujuannya tak lain guna menentukan status kasus. Pihak kepolisian hendak memastikan apakah kasus ini memenuhi unsur pidana sehingga harus diusut atau tidaknya.

Untuk itu, polisi mengaku belum bisa berkata lebih jauh dan meminta semua pihak bersabar. “Gelar untuk (apakah) ini bisa lanjut atau tidak. Ini akan kami gelarkan,” kata dia lagi.Sebelumnya, terkait dengan ramainya foto tersebut, Raffi Ahmad meminta maaf kepada masyarakat termasuk kepada Presiden Joko Widodo.”Assalamualaikum, saya Raffi Ahmad terkait kejadian tadi malam saya ingin sedikit klarifikasi tapi sebelumnya saya ingin meminta maaf yang sebesar-besarnya dan meminta maaf kepada Presiden Jokowi seluruh staf yang ada di sekertariat presiden dan sekali lagi meminta maaf kepada masyarakat Indonesia atas peristiwa tadi malam,” kata Raffi.Dijelaskan pula oleh Raffi kronologi yang terjadi semalam bahwa pesta itu berlangsung di rumah pribadi salah satu orang tua temannya. Dijelaskan Raffi Ahmad, sebelum memasuki rumah tersebut mereka yang hadir mengikuti protokol kesehatan. Berikut penjelasan Raffi Ahmad.

“Semalam itu bukan di tempat umum tetapi di rumah pribadi salah satu ayahnya teman saya di situ kondisinya memang sebelum masuk rumahnya mengikuti protokol. Tapi di dalam kebetulan saya lagi makan tidak pakai masker dan ada yang foto tapi apapun itu saya meminta maaf atas kejadian ini jadi heboh,” kata Raffi.(viva.co.id)Raffi Ahmad berharap masyarakat tidak mencontoh hal tersebut dan berbuat abai terhadap protokol kesehatan. Ia ingin semua pihak mematuhi 3M, yakni menjaga jarak, menggunakan masker dan menghindari kerumunan. Raffi berjanji dengan adanya insiden kemarin malam bisa menjadi pelajaran sehingga ke depannya bisa lebih baik.(Viva)