Polisi Tetapkan Direktur Apartemen Basilica Tersangka Penipuan 

Palembang,Surya Post

Penyidik Direktorat Reserse Umum (Ditreskrimum) Polda Sumatera Selatan menetapkan Direktur PT Trinitas Properti Persada (TPP) developer Apartemen Basilica, HH sebagai tersangka kasus penggelapan penipuan.Kasus ini dilaporkan Ivoni salah seorang konsumen yang menjadi korban karena sebelumnya mengambil unit apartemen tipe 2 BRC nomor unit 21 senilai Rp445 juta yang telah dibayar lunas, namun tak kunjung menerima penyerahan unit maupun sertifikat kepemilikan apartemen. Ikhwal penetapan status tersangka terhadap HH ini diungkap kuasa hukum korban, Heryanto, SH saat menggelar keterangan pers, Senin 19 Agustus 20190

“Kasus penipuan dan penggelapan sesuai pasal 378 dan 372 KUHPidana kita laporkan pada 6 Desember 2018. Setelah selama dua tahun lamanya klien kami mencoba menempuh upaya pendekatan personal dan hanya minta dikembalikan biaya pokok yang telah disetor tanpa dihitung denda seperti yang tertera di pernyataan perjanjian jual beli,” imbuh Heryanto.Dikatakan Heryanto, tindak penipuan dan penggelapan yang dialami kliennya bermula dari penawaran pembelian apartemen di tahun 2014. Saat itu, korban tertarik untuk membeli unit apartemen langsung melakukan booking fee dan mengangsur selama 27 kali yang di Juni 2016 angsurannya selesai.

Dan begitu angsuran diselesaikan imbuh Heryanto kliennya menagih janji developer apartemen untuk menyerahkan unit apartemen yang terletak di lantai 10. Namun, apa lacur ternyata developer ingkar janji, karena progres pembangunannya saja baru sampai lantai 8.“Yang kami dengar juga berkas perkara ini telah dilimpahkan ke penyidik Kejati Sumsel meski baru tahap satu. Harapan kami selain HH ada komisaris PT TPP yang pastinya juga mengetahui perihal penjualan unit apartemen ini,” pungkasnya.( beritasebelas.com,)