Polsek Semidang Aji Kawal Prosesi Pemakaman Pasien Terduga Positif Covid-19

 

Baturaja, OKU, Suryapost.co – Diduga terpapar positif Covid-19, Polsek Semidang Aji melakukan pengawalan dan pengamanan prosesi pemakaman jenazah pasien terduga positif Covid-19 di tempat pemakaman umum (TPU) Desa Tebing Kampung Kecamatan Semidang Aji Kabupaten OKU, Jum’at pagi (16/07/21) sekira mulai pukul 07.30 WIB.

Saat pelaksanaan pemakaman tersebut dihadiri Camat Semidang Aji, Kepala Desa Tebing Kampung, Kepala Puskesmas dan petugas Puskesmas Pengaringan, Kapolsek Semidang Aji, Personil Polsek Semidang Aji, Babinsa Desa Tebing Kampung dan Satgas Covid-19 Kabupaten OKU, Satgas Covid-19 Desa Tebing Kampung serta pihak keluarga.

Diketahui sebelum meninggal dunia, pasien diisolasi dan dirawat di Rumah Sakit (RS) Santo (St) Antonio Baturaja selama lebih kurang dua minggu, namun dikarenakan adanya penyakit bawaan mengakibatkan pasien meninggal dunia pada Kamis malam (15/07/21) sekira pukul 23.00 WIB.

Menurut keterangan, saat diisolasi dan dirawat di RS. ST. Antonio Baturaja, dari hasil Swab PCR dinyatakan bahwa pasien positif terpapar Covid-19.

Kepala Kepolisian Resort Ogan Komering Ulu (Kapolres OKU) AKBP Arif Hidayat Ritonga, SIK, MH melalui Kapolsek Semidang Aji IPDA Wahyudin, SH, MSi mengatakan, karena prosesi pemakaman masih masuk wilayah Arsel, sehingga pihaknya beserta personel lainnya ikut melaksanakan kegiatan pengawalan dan pengamanan posesi pemakaman jenazah tersebut.

“Pengawalan dilakukan mulai dari pemberangkatan jenazah hingga tiba di TPU Desa Tebing Kampung,” jelas Wahyudin.

Saat pelaksanaan pemakaman jenazah tersebut, tambah Wahyudin, dilakukan standar protokoler pemakaman oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Desa Tebing Kampung.

Pada saat proses pemakaman jenazah berlangsung, berjalan aman dan lancar. Dalam kesempatan itu Kapolsek Semidang Aji menghimbau pada warga masyarakat agar tetap mentaati protokol kesehatan (Prokes) dengan terus memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak saat beraktifitas dimanapun berada, hal ini guna menekan dan memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19. (Armin Pani