Promusi Wisata Gumay Ulu berlangsung di citimall, Lahat 

Palembang, Surya Post

Pembangunan di bidang itu sangat peting karena wisata merupakan suatu kebutuhan daerah, untuk memenuhi  butuhan tersebut dibidang kepariwisataan belum lama ini telah berlangsung acara promusi wisata atau destinasi  terkenal dan perkembanganya,di daerah Humay Ulu kabupaten Lahat.Acara tersebut telah berlangsung di citimall, Lahat  di gelar Talkshow  dengan tema “Wisata Gumay Ulu”, Minggu (10/1).Pada kesempatan tersebut  staf khusus bupati bidang pariwisata dan ekonomi kreatif Mario Andramartik,sekaligus sebagai ketua Lembaga Kebudayaan dan Pariwisata Panoramic of Lahat.Telah menyampaikan berbagai  daya tarik wisata kecamatan Gumay Ulu yang terdiri dari agrowisata kopi, durian, jeruk, sereh wangi, ekowisata kopi organik, air terjun, rafting dan situs megalitik.

“Kecamatan Gumay Ulu yang berada di ketinggian  sekitar 400 – 600 mdpl sangat cocok untuk tumbuh kembang nya kopi, jeruk, durian dan sereh wangi sehingga ke-4 komoditi tersebut dapat dikembangkan menjadi agrowisata yang akan meningkatkan perekonomian masyarakat yang pada umumnya adalah petani maka masyarakat dapat menjadi petani dan juga usaha pariwisata,” katanya.Komoditi perkebunan yang telah dikelola menjadi agrowisata dapat dikombinasikan dengan daya tarik wisata lainnya yang ada di kecamatan Gumay Ulu yaitu rafting, air terjun dan situs megalitik.Dengan kombinasi ini maka akan memberikan banyak pilihan wisatawan yang ingin berlibur di kecamatan Gumay Ulu.

Daya tarik wisatanya sangat lengkap dari wisata prasejarah situs megalitik, wisata edukasi kopi dan sereh wangi, wisata kuliner durian dan jeruk, wisata alam air terjun serta wisata minat khusus rafting menyusuri sungai Selangis.“Wisatawan dapat melihat situs megalitik yang telah berumur lebih dari 3.000 tahun dan merupakan situs megalitik terbanyak se Indonesia rekor MURI tahun 2012 lalu ke agrowisata kopi dengan melihat kopi kopi hingga proses pasca panen sampai kemasan kopi dan menikmati kopi khas Gumay Ulu kemudian ke kebun jeruk dan durian serta ke kebun sereh wangi melihat proses penyulingan sereh wangi hingga menjadi minyak asiri dan ditutup dengan rafting,” katanya(Sp)