PT.PUSRI Sejak 2016 Telah Memproduksi Pupuk NPK  

BUMN pupuk PUSRI  Sumsel tertua di Indonesia.

Palembang,Surya Post

PT Pupuk Sriwijaya (Pusri) Palembang selama tahun 2020,telah mencapai berhasil produksi pupuk melampaui target yang ditetapkan dalam Rencana Kerja Anggaran Perusahaan (RKAP).Hal ini diungksapkan oleh Direktur Utama PT Pusri Tri Wahyudi,pada pengantongan terakhir pupuk 2020 dan pengantongan perdana pupuk 2021 di komplek pabrik Pusri Palembang, Selasa (29/12). “Keberhasilan PT Pusri semakin menyakinkan pemerintah mengenai peran Pusri dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Capaian positif patut disyukuri, apalagi di tengah pandemi Covid-19.

”Menurut Dirut PT Pusri Tri Wahyudi, BUMN pupuk di Palembang Sumsel adalah tertua di Indonesia. Sekarang telah berhasil memproduksi pupuk urea 2.052.500 ton atau 129 persen dari RKAP, produksi amoniak 1.286.500 ton atau 127 persen dari RKAP dan pupuk NPK sebanyak 198.610 ton atau 122 persen dari RKAP.Dengan keberhasilan ini Tri Wahyudi Saleh, ke depan PT Pusri telah mempersiapkan strategi agar 2021 lebih baik. “Menyambut tahun 2021 saya mengajak seluruh insan Pusri untuk terus mendukung pencapaian program sentralisasi unit supporting, program transformasi dan implementasi budaya Akhlak. Serta terus berkontribusi mendukung pemerintah di bidang ketahanan pangan nasional,” ujarnya.

Selain itu selama 2020 manajemen anak perusahaan PT Pupuk Indonesia tersebut telah melakukan berbagai upaya menghadapi tantangan di dunia bisnis. Diantaranya melakukan revitalisasi pabrik Pusri III & IV, inovasi dan diversifikasi produk serta pengembangan bisnis menuju digitalisasi.“Tahun ini Pusri juga melaksanakan soft launching untuk Pupuk NPK Singkong dan sosialisasi Pupuk NPK Kopi. Serta bertepatan dengan perayaan HUT Pusri ke-61, Pusri melaksanakan launching Rumah BUMN Sumsel dan inovasi melalui peluang bisnis baru yang terintegrasi dalam program agrosolusi industri,” kata mantan Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Perum Bulog.

Menurut Tri Wahyudi, Pusri mengemban misi menyediakan produk dan solusi agribisnis yang terintegrasi, selain memproduksi urea yang menjadi produk unggulan Pusri. Sejak 2016 Pusri telah memproduksi pupuk NPK dengan kapasitas 1 x 100.000 ton per tahun. Tahun 2020 diresmikan NPK Fusion II dengan kapasitas 2 x 100.000 ton per tahun. Sehingga meningkatkan kapasitas produksi menadi 300.000 ton/tahun.Pada 2020 Pusri telah melaksanakan inovasi lain melalui implementasi Digital Plant Manufacturing yang digunakan untuk monitoring kondisi proses dan peralatan secara online sehingga sangat bermanfaat penggunaannya terutama di masa pandemi Covid-19 saat ini.PT Pusri melalui program CSR telah melaksanan program bantuan terutama kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 dan program pemberdayaan UMKM atau mitra binaan Pusri.(Sp)