Saat Akan Parkir, Bendahara Dinas Pendidikan Pemkab Lahat Kehilangan Rp 146 Juta

Lahat, Surya Post.

PNS yang menjabat sebagai Bendahara Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat, Witi Lahayati (36) yang juga merupakan warga RT09 RW03, Kelurahan Kota Baru, KecamatanLahat, dirampok saat akan memarkirkan motornya didepan kantor Dinas Pendidikan setempat.

Aksei perampokan tersebut ternyata sudah direncanakan saat dirinya mulai keluar dari bank Sumsel babel yang berada di kawasan Simpang Empat Pasar Lematang Lahat.

Diterangkan Witi, Pagi itu sekitar pukul 10.00 WIB, Senin (4/5), akan mengambil sejumlah uang Koperasi yang memang dipercayakan kepadanya.

Selesai transaksi, ia pun bermaksud ke kantor dan sperti biasa menggenakan sepeda motor miliknya, dengan santai ia menyusuri jalan kota Lahat, hingga akhirnya tiba di parkiran kantor Dinas Pendidikan.

Belum sempat memarkirkan kendaraan, tiba tiba seseorang menyambanginya dari belakang dan sejurus memegang lalu memotong tas merk Blue Bary kotak kotak warna kuning korban menggunakan senjata tajam sejenis karter.

Kaget, Witipun coba berontak dan menoleh kebelakang. Namun nahas pas menoleh tas miliknya sudah berpindah tangan. Bahkan, akibat peristiwa tersebut bagian pantatnya terkena sayatan karter.

“Aku dak tau kalau keduanya mengikuti aku. Pas itu aku lihat keduanya dengan mengendarai sepeda motor masuk ke areal parkir Dinas Pendidikan lewat jalur bawah. Sementara, aku lewat pintu masuk bagian atas yang memang terhubung. Cepat nian dio motong tas aku, sampe aku keno sayatan,”terangnya, saat melaporkan kejadian tersebut, ke SPK Polres,Lahat, Senin (4/5).

Diungkapkannya, dirinya sempat berteriak minta tolong dan meneriakkan maling. Namun, karena keduanya tampaknya sudah melakukan perencanaan matang, keduanya ‘secepat kilat’ melarikan diri.

“Saat kejadian lokasi parkiran memang cukup sepi. Dan warga yang ada tidak langsung respon sehingga keduanya leluasa lari,”terangnya.

Sementara, Sekretaris Dinas Pendidikan Lahat, Cholmin Hariadi, menuturkan akibat peristiwa tersebut, uang Rp146 Juta milik koperasi dinas pendidikan yang dipegang Witi selaku bendahara raib. Tak hanya itu secara pribadi, korban kehilangan ATM Bank Sumsel, ATM Bank BRI, satu buah cincin emas, satu buah BlackBerry dan satu buah Handphone merk Nokia.

“Uang yang hilang adalah uang koperasi Dinas pendidikan dan beberapa koperasi yang memang dipegang korban, terang Cholmin.

Terpisah, Kapolres Lahat, AKBP Wira Satya Triputra, SH, MSI melalui Kasat Reskrim, AKP Ahmad Akbar, SIK didampingi Kanit SPKT III C, Iptu SABAR.T membenarkan peristiwa atau pengaduan tersebut. Saat ini pihaknya sedang mendalami keronologi kejadian dan tak menutup kemungkinan akan melakukan panggilan jika memang ada saksi saksi dalam peristiwa tersebut.

“Korban sudah melapor dan kita akan segera melakukan pendalaman dan berharap perampas tas tersebut terungkap,”tegas, Akbar.(jn/net) 




Tinggalkan Balasan