Saham Australia Melemah Tertekan Sektor Sumber Daya Dan Kesehatan

Sydney,Surya Post

Pasar saham Australia dibuka melemah pada perdagangan Jumat pagi, karena penurunan saham-saham sumber daya dan perawatan kesehatan, mengimbangi keuntungan oleh perusahaan-perusahaan teknologi.Pada pukul 10.30 waktu setempat, indeks acuan S&P/ASX 200 turun 40,10 poin atau 0,68 persen menjadi 5.832,80 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas berkurang 37,50 poin atau 0,62 persen menjadi 6.031,90 poin.Saham-saham Aussie terkena dampak dari luar negeri ketika kekhawatiran atas peningkatan tingkat infeksi COVID-19 terus berlanjut, yang menyebabkan bursa lokal dibuka melemah.

“Meningkatnya tingkat infeksi di Eropa dan AS menimbulkan kekhawatiran tentang langkah-langkah penguncian lebih lanjut dan mengurangi antusiasme investor,” kata Kepala Strategi Pasar CMC Markets, Michael McCarthy.Sektor-sektor yang terpapar COVID, seperti energi dan material menderita kerugian, sementara perawatan kesehatan dan bank juga membebani, namun saham-saham teknologi lokal terangkat mengikuti langkah serupa di Nasdaq AS.Perusahaan teknologi keuangan, Afterpay memimpin kenaikan, melonjak 3,43 persen di awal perdagangan, diikuti oleh Wisetech Global, yang melambung 3,21 persen.

Di bidang keuangan, bank-bank besar merosot dengan Commonwealth Bank turun 0,03 persen, Westpac Bank turun 0,83 persen, ANZ turun 0,81 persen dan National Australia Bank turun 0,95 persen.Saham-saham pertambangan merosot dengan BHP turun 2,29 persen, Rio Tinto turun 1,03 persen, Fortescue Metals turun 1,62 persen dan penambang emas Newcrest turun 0,35 persen.Produsen-produsen minyak dan gas anjlok dengan Oil Search turun 2,24 persen, Santos turun 1,62 persen dan Woodside Petroleum turun 1,82 persen.Supermarket terbesar Australia tergerus dengan Coles turun 0,29 persen dan Woolworths turun 0,85 persen.Sementara raksasa telekomunikasi Telstra turun 0,36 persen, maskapai nasional Qantas kehilangan 0,48 persen dan perusahaan biomedis CSL turun 1,25 persen.(Antara)